Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
KABAR SENTANI

Tidak Diijinkan Salurkan Hak Suara, Warga Ribut di TPS 03 Hinekombe

928
×

Tidak Diijinkan Salurkan Hak Suara, Warga Ribut di TPS 03 Hinekombe

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Paraparatv.id |Sentani| Seorang warga di Kelurahan Hinekombe ribut karena tidak diijinkan menyalurkan hak suaranya dalam pelaksanaan Pungut Hitung suara yang dilaksanakan di TPS 03 Hinekombe, Rabu (14/02).

Karena tidak diijinkan menyalurkan hak suaranya, warga Hinekombe yang tidak diketahui identitasnya itu sempat membentak petugas KPPS yang bertugas di TPS tersebut.

Keributan antara warga yang ingin menyalurkan hak suara dan petugas KPPS itupun tidak terhindarkan.

“KTP saya hilang, dan saya mau salurkan hak suara saya. Karena ini demi masa depan kami masyarakat di Kabupaten Jayapura. Saya tidak mau tau, saya harus mencoblos hari ini” ujarnya usai membalik meja petugas KPPS.

Melihat keributan yang terjadi itu, petugas Linmas dan aparat keamanan yang mengawal proses pungut hitung di TPS 03 itu langsung mengamankan warga tersebut.

Keributan yang terjadi di TPS 03 itu merupakan salah satu adegan yang dilakukan dalam simulasi pungut hitung suara Pemilu yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Jayapura dan dilaksanakan di Lapangan Apel Kantor Bupati Jayapura, Rabu (23/01).

Sekda Kabupaten Jayapura, Hanna Hikoyabi saat ditemui usai simulasi itu mengatakan bahwa simulasi yang dilakukan KPU ini merupakan hal yang baik.

Terkait dengan adegan keributan yang terjadi, Sekda bilang itu adalah upaya yang baik dimana KPU Kabupaten Jayapura sudah menyiapkan strategi apabila nantinya pada pelaksanaan Pemilu terjadi hal yang serupa.

“Simulasinya sudah baik, hanya saja saya juga waktu coblos itu agak bingung karena surat suara ini banyak sekali, ya kami berharap di sisa waktu yang ada ini KPU bisa mensosialisasikan surat suara kepada warga” singkatnya. (Arie)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *