Ngopi Bareng Pemuda, Bupati Mathius Ajak Pemuda Jaga Kekompakkan

Paraparatv.id | Sentani | Bupati Jayapura Mathius Awoitauw menggelar pertemuan bersama para tokoh dan elemen pemuda di Kabupaten Jayapura dalam sisa masa kepemimpinannya di Kabupaten Jayapura, Selasa (22/11).

Pertemuan yang bertajuk “Bupati Ngopi Bareng Pemuda Kabupaten Jayapura” ini berlangsung di Aula Lantai I Kantor Bupati Kabupaten Jayapura Gunung Merah Sentani, guna saringan dan tukar pikiran Bupati Mathius bersama generasi muda di Kabupaten Jayapura.

Kepada media, Bupati Mathius menyampaikan jika jika forum ini merupakan pertemuan diskusi santai di akhir masa kepemimpinannya sebagai pimpinan daerah di Kabupaten ini, agar bisa mencairkan suasana yang sering kali menimbulkan perdebatan tajam di media-media sosial.

“Yah namanya saja ngopi bareng, minum kopi, santai-santai, bicara-bicara, mencairkan kekakuan-kekakuan dan lain-lain lah, tapi inisiatifnya untuk menyampaikan terima kasih,” ujar Bupati Mathius, Senin (21/11) sore.

Bupati menambahkan, merasa perlu menyampaikan terima kasih, karena kurang lebih 2 minggu lagi akan mengakhiri tugas sebagai Bupati.

“Jadi kesempatan ini saya harus sampaikan terima kasih, jaga kebersamaan, jaga kekompakan, jangan ribut di dalam, karena tantanga ke depan akan semakin besar, ada DOB, perkembangan IT yang terus berubah, jadi harus merebut kesempatan-kesempatan itu,” ujar Bupati Jayapura dua periode ini.

Sementara itu Tokoh Pemuda Sentani, Jack Judzoon Puraro selaku Ketua Gerakan Pemuda Papua (Gapura) memberi apresiasi kepada Bupati Mathius yang telah memfasilitasi pertemuan bersama dengan para pemuda di Kabupaten Jayapura Sehingga segala perdebatan di media-media sosial bisa dicairkan dalam forum yang penuh keakraban ini.

“Terkait dengan pertemuan ngopi bareng hari ini yang dilakukan Bupati Jayapura, saya sebenarnya sedikit mengkritisi, mestinya hal ini di jaman kepemimpinan pa Bupati dari periode pertama selama berjalan harusnya hal seperti ini terus dilakukan dari waktu ke waktu, tapi sayangnya hari ini sudah di injury time baru dilakukan,” ungkapnya.

Tapi menurutnya, hal ini tidak perlu diperdebatkan, namun sebagai tokoh pemuda, saran saya kalau nanti ada pimpinan yang baru baik Penjabat Bupati maupun Bupati Defintif, hal semacam ini bisa dijadikan budaya.

“Supaya kita ada forum untuk duduk ngobrol, supaya jangan habiskan waktu berdebat terlalu banyak di media sosial dan tidak ada hasil yang kita dapat,” jelasnya.

Sehingga kegiatan-kegiatan seperti yang sudah dilakukan hari ini, oleh bapak Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, patut kita berikan apresiasi.

“Siapapun pemimpin, dia punya keterbatasan dan kekurangan dalam kepemimpinannya,
Kita hari ini bisa mengkritisi beliau tapi kita belum tentu melakukan hal-hal yang sudah beliau lakukan,” ujarnya menamambahkan.

Meskipun Bupati Mathius juga memiliki kekurangan tapi kita juga harus memberi apresiasi atas kerja-kerja selama memimpin Kabupaten ini.

Dirinya tidak lupa mengajak seluruh komponen masyarakat terutama pemuda untuk untuk merapatkan barisan guna menyongsong masa depan Kabupaten Jayapura yang lebih baik lagi.

“Tentunya dengan menyiapkan figur anak asli Sentani untuk melanjutkan tongkat estafet pembangunan di Bumi Kenambai Umbai,” pungkasnya. (RZR)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *