SARANA PENUNJANG OLAHRAGA BELUM MEMADAI, TC ATLET TERPAKSA KELUAR PAPUA

4
348

Paraparatv.Id | Jayapura |Pihak KONI Papua kini mengakui jika sarana penunjang olahraga di Papua belum memadai sebagai pendukung terhadap prestasi atlet-atlet Papua saat ini.

Hal ini juga berdampak pada persiapan para atlet dari berbagai cabang olahraga yang akan tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 mendatang di Papua.

“Ya memang ini salah satu alasan kami KONI Papua untuk melakukan TC atlet ke luar Papua,”ungkap Wakil Ketua Bidang Bimpres KONI Papua, Saharudin Itta.

Menurut Saharudin, yang namanya Training Center (TC)  terpusat,” itu kalau tidak di dukung dengan sarana penunjang bagi atlet maka hasilnya sama saja. Sehingga perlu ada keseimbangan disini demi peningkatan prestasi atlet.

“Jadi inilah salah satu kehendak alasan semua cabor ini TC keluar Papua dalam persiapan kematangan atlet mereka sebelum tampil di PON 2020 mendatang,”tuturnya.

Untuk saat ini memang sudah ada beberapa cabang olahraga yang dalam persiapan untuk melakukan TC keluar Papua lagi seperti cabor Muay Thai, Kempo dan beberapa cabor bela diri lainnya yang sudah ambil ancang-ancang untuk TC ke Pulau Jawa dan termasuk atletik yang akan TC ke Mimika Sport Centre.

Lanjut Saharudin, selain sarana penunjang olahraga yang kurang memadai, juga lawan tanding bagi atlet di Papua tidak ada. Sehingga harus keluar untuk cari lawan tanding yang sepadan dengan mereka.

Hal ini tentu penting untuk peningkatan kamampuan atlet sebelum tampil di PON. Selain itu dengan adanya lawan tanding untuk sparing partner bagi atlet maka pelatih bisa lakukan evaluasi pula apa kelemahan dan kekurangan yang dialami atlet untuk selanjutnya di perbaiki.

“Kita mau anak-anak atau atlet yang akan tampil di PON Papua ini diperhadapkan dengan sarana olahraga yang memadailah,”ujar Saharudin.

Sementara itu, Saharudin mengakui sebagian besar khusus cabor terukur sudah masuk TC semuanya. Hanya ada yang TC di Jayapura dan ada yang sudah TC keluar Papua.

“Yang sudah TC keluar itu sepatu roda,panjat tebing,selam kolam dan selam laut. Sisanya yang masih TC di Papua yakni Renang, angkat besi, angkat berat, dayung dan layar. Untuk rencana TC keluar bagi cabor ini tergantung dari mereka,”terang Saharudin.

Kata Saharudin sesui periodisasi ini dimana pada bulan November 2019 ini sudah masuk pada siklus yang ke dua pada periodisasi persiapan atlet.

“Ada tiga siklus yang kita persiapkan pada periodisasi persiapan atlet menuju PON 2020 ini dan akan berakhir pada bulan Juni 2019 mendatang untuk kematangan semua atlet,”tutup Saharudin.**(Hans Palen).

4 KOMENTAR

  1. Untuk saat ini memang sudah ada beberapa cabang olahraga yang dalam persiapan untuk melakukan TC keluar Papua lagi seperti cabor Muay Thai, Kempo dan….

    Mohon klarifikasi dl admin. Buat cabor Kempo, admin dapat berita dan informasi dari mana ya? Karena setau saya Kempo tidak ada rencana untuk melakukan TC keluar Papua.

  2. Mohon klarifikasi dl admin. Buat cabor Kempo, admin dapat berita dan informasi dari mana ya? Karena setau saya Kempo tidak ada rencana untuk melakukan TC keluar Papua.

  3. Informaai klo Cabor KEMPO mau mengadadakan TC diluar Papua sepertinya tidak benar. Tolong mungkin admin bisa klarifikasi dengam kami sebagai pemerhati olahraga beladiri ataupun sebagai pembaca. Terimakasih

    • Terima kasih sudah mengikuti berita di website kami, jika ada waktu kami hubungi nomor mana biar bisa kami bisa mintai keterangan tentang keterangan dari KONI Papua.soal kesiapan PON hingga TC keluar Papua..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here