Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Sorotan

Tokoh Adat Sentani : Bercandanya Sangat Keterlaluan Kalau Harus Pakai Kwitansi

53
×

Tokoh Adat Sentani : Bercandanya Sangat Keterlaluan Kalau Harus Pakai Kwitansi

Sebarkan artikel ini
Tokoh adat Sentani, Yo Ondofollo Kampung Babrongko, Ramses Wally dan Ondofollo Kampung Bambar, Origenes Kaway.
Example 468x60

Paraparatv.id |Sentani| Meski caleg DPR Papua berinisial ENT telah memberikan klarifikasi bahwa uang yang diberikan kepada oknum Ketua PPD Distrik Waibu berinisial DD itu merupakan sumbangan kedukaan namun pernyataan klarifikasinya tidak serta merta langsung diterima oleh masyarakat begitu saja.

Dalam klarifikasinya kepada paraparatv.id, Jumat (08/03) malam, ENT menyampaikan bahwa dirinya memiliki hubungan kekerabatan yang cukup erat dengan DD.

Sehingga bantuan uang untuk kedukaan yang ia berikan itu adalah hal yang wajar.

Perihal kwitansi senilai Rp. 30.000.000,- yang ditandatangani kata ENT itu adalah candaan antara dua orang saudara, sehingga dirinya meminta kepada seluruh pihak untuk tidak mempolitisir terlalu jauh hal itu.

“Kami orang Sentani punya kebiasaan antara Yauw dan Enggo dalam bercanda atau bermain baik itu menyinggung, menyakiti dan lain-lain. Itu hanya sebuah candaan dan menurut saya itu bukanlah hal yang harus dibesar-besarkan. Masalah ini diluar dari urusan lain karena ini adalah candaan antara saya dan Yauw saya” tuturnya saat memberikan klarifikasi berita pernyataan klarifikasinya telah dimuat oleh paraparatv.id, Sabtu dini hari dengan judul, Ini Klarifikasi Caleg PAN yang Dituding Menyogok PPD Waibu.

Menanggapi klarifikasi yang diberikan ENT sejumlah tokoh adat dan tokoh masyarakat Sentani mengaku geram dengan pernyataan oknum Caleg tersebut.

Yo Ondofollo Kampung Babrongko, Ramses Wally mempertanyakan adat isitiadat Sentani sebelah mana yang bisa bercanda hingga kelewat batas seperti itu.

Ramses Wally, mengungkapkan jika ada keluarga seorang masyarakat Sentani yang sedang berduka wajib hukumnya setiap keluarga atau yang punya hubungan kekerabatan dengan yang berduka untuk membantu.

Tetapi pemberian bantuan itu harusnya dengan suka rela bukan untuk menutut timbal balik.

“Saya baru temui masalah seperti ini, dalam adat istiadat orang Sentani tidak diajarkan yang namanya menuntut timbal balik atas apa yang sudah kita berikan, apalagi tanda tangan kwitansi” kata Ramses kepada wartawan di Sentani, Sabtu (09/03).

Dia juga mempertanyakan maksud dan tujuan dari kwitansi yang ditandatangani itu. Kata Ramses jika kwitansi itu digunakan untuk bercanda, maka candaan itu sudah sangat kelewat batas.

“Tanda tangan kwitansi memangnya untuk pertanggungjawaban ke pemerintah, kalau dia mengaku punya hubungan kekeluargaan dengan anggota PPD itu ya berikan bantuan suka rela saja tidak perlu pakai tanda tangan kwitansi. Dan saya mengutuk keras tindakan itu karena sudah menciderai norma dan adat istiadat suku Sentani, karena kami tidak pernah diajarkan seperti itu” tegasnya.

Ditempat yang sama hal senada juga disampaikan oleh Ketua Dewan Adat Suku Sentani (DASS) yang juga merupakan Ondofollo dari Kampung Bambar, Origenes Kaway.

Kaway mempertanyakan status keluarga seperti apa yang dimaksudkan oleh ENT.

Kata Kaway, dirinya selaku Ondofollo Kampung Bambar sangat tahu persis silsilah keluarga dari oknum Ketua PPD Distrik Waibu berinisial DD.

“Keluarga seperti apa yang dia maksud. Saya tau persis nenek moyang atau silsilah atau garis keturunan dari Dike. Dike masih punya hubungan dekat dekat Kaway. dan Dike itu tidak punya garis keturunan yang sama dengan Taime” ujarnya

“Dike bisa menikahi Taime dan Kaway juga bisa menikahi Taime. Jadi hubungan keluarga Enggo dan Ro Yauw seperti apa yang dimaksud. Kalau mau klarifikasi perbuatan yang salah jangan bawa-bawa adat. Karena” jelasnya.

Origenes juga mempertanyakan, keluarga DD disebelah mana yang meninggal dalam 3 bulan terakhir ini. Lebih lanjut dikatakannya, jika ada keluarga DD yang meninggal pastinya dirinya selaku Ondofollo di kampung Bambar akan mengetahui hal tersebut.

Karena selain sebagai Ondofollo di kampung Bambar Origenes mengaku bahwa dirinya punya hubungan yang cukup erat dengan keluarga DD.

“Ya itu saja, saya kembalikan dengan pertanyaan saja. keluarga Demianus Dike yang tinggal dimana yang meninggal” tutur Ondo Bambar ini.

Dia juga meminta agar pihak berwajib segera memproses kedua oknum tersebut.(Arie)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *