Penghuni LPMP Terbanyak Penyintas Dari Luar Papua

Suasana Kesiagaan Ambulance di LPMP Jayapura (AY)
banner 120x600

Paraparatv.id | Jayapura | Dua pekan setelah dinyatakan oleh Pemerintah Kota Jayapura sebagai fasilitas isolasi terpusat para penyintas Covid-19 yang terdeteksi mengidap varian Omicron. Gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Papua per hari Rabu, 23 Februari 2022, terisi sebanyak 155 jiwa.

Jumlah itu merupakan hasil pelacakan tim medis Satgas Covid-19 kepada para penumpang kapal laut milik PT. PELNI yang datang dari luar ibu kota Papua dua pekan lalu.

Warga yang terpapar varian Omicron ini diketahui tidak memiliki kartu tanda penduduk Kota Jayapura,  dan melakukan perjalanan ke Kota Jayapura demi mengadu nasib.

Hal itu diakui oleh Emmy Urbinas selaku koordinator yang mendampingi tim medis menangani para penyintas Covid-19 di gedung LPMP.

“Jumlah ini paling banyak berasal dari kapal Gunung Dempo, Ciremai dan Labobar. Mereka dari luar Papua, meskipun ada juga pasien dari wilayah Papua, namun jumlahnya tidak sebanyak dari luar Papua.” Ungkapnya saat ditemui di Mess Matoa LPMP, Rabu (23/2/2022).

Emmy mengatakan penyintas Covid-19 yang sementara jalani masa isolasi di LPMP telah melewati proses tes usap saat tiba di pelabuhan Kota Jayapura, bila ditemukan hasil reaktif maka secara langsung diarahkan untuk jalani tes P-C-R.

Dari hasil tes P-C-R didapati sebanyak 159 orang positif Covid-19 varian omicron. Meski demikian, dilanjutkan Emmy, angka tersebut mengalami penurunan dalam kurun sepuluh hari terakhir. Sebab, penyintas yang terpapar varian baru ini telah tervaksin sebanyak dua kali dan gejala yang diderita terindikasi ringan seperti demam, batuk dan pilek.

Setelah lima hari mengkonsumsi obat dan asupan gizi yang disediakan tim medis, para penyintas Covid-19 ini kemudian dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan mulai dari tes usap hingga mengukur tensi darah.

Fasilitas isolasi terpusat di gedung LPMP ini pun telah disiapkan dokter spesialis anak dan dokter spesialis paru, dua dokter umum, empat orang perawat, dua orang analis, satu orang apoteker dan satu orang tenaga administrasi. Sementara untuk keamanan di lingkungan kompleks LPMP dikerahkan empat orang anggota SatPol Pamong Praja Kota Jayapura. (AY/JT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *