Paraparatv.id |JAYAPURA| — Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menyerahkan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di kawasan Dok V Bawah, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura.
Kebakaran yang terjadi pada Senin, 31 Agustus 2026, menghanguskan ratusan rumah warga. Akibat musibah tersebut, ribuan warga kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi di sejumlah lokasi yang telah disiapkan.
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo mengatakan, berdasarkan pendataan sementara, terdapat sekitar 200 kepala keluarga dengan total kurang lebih 3.000 jiwa yang menjadi korban kebakaran.
Abisai menegaskan, kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang terkena musibah merupakan sebuah kewajiban. Karena itu, Pemerintah Kota Jayapura terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
“Bantuan ini adalah kewajiban pemerintah. Pemerintah harus hadir untuk masyarakat yang mengalami musibah,” ujar Abisai.
Selain menyerahkan bantuan, Abisai juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut membantu penanganan para korban, baik dari pemerintah, aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, pihak swasta maupun masyarakat.
Menurutnya, besarnya jumlah warga yang terdampak membuat penanganan membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.
Abisai menambahkan, hingga saat ini jumlah korban diperkirakan mencapai kurang lebih 3.000 jiwa. Pemerintah juga masih melakukan pendataan dan verifikasi untuk memastikan jumlah kepala keluarga, rumah yang terbakar, serta total kerugian akibat kebakaran.
Ia menyebut penanganan bencana tersebut juga telah mendapat perhatian dari pemerintah pusat dan kementerian terkait telah turun langsung untuk membantu warga terdampak.
Pasca kebakaran, warga korban musibah mengungsi di sejumlah lokasi, termasuk di sekitar SD YPPK Kristus Raja Dok V dan Lapangan Basket Stadion Mandala.
Para pengungsi saat ini masih membutuhkan berbagai kebutuhan dasar, mulai dari makanan, air bersih, pakaian, tempat tidur, tenda, hingga perlengkapan bagi bayi dan anak-anak.
Pemerintah bersama sejumlah pihak terus menyalurkan bantuan dan memastikan kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi selama masa penanganan.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.














