Paraparatv.id |JAYAPURA |— Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman Palopo, Dok V Bawah, Kompleks Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, Senin (31/8/2026) siang. Kobaran api dengan cepat menyebar dan menghanguskan sejumlah rumah warga.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.00 WIT. Api dengan cepat merambat di kawasan permukiman yang padat, diperparah kondisi angin kencang.
Laporan sementara dari lapangan menyebut ratusan rumah terdampak kebakaran. Namun, jumlah pasti rumah yang terbakar masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Petugas pemadam kebakaran bersama TNI, Polri dan masyarakat berjibaku memadamkan kobaran api. TNI dilaporkan mengerahkan enam armada pemadam untuk membantu proses penanganan.
Selain itu, tiga kendaraan water cannon dari kepolisian turut dikerahkan ke lokasi untuk membantu pemadaman.
Hingga sekitar pukul 17.20 WIT, atau lebih dari tiga jam sejak kebakaran dilaporkan, api masih belum sepenuhnya dapat dipadamkan. Kobaran api bahkan dilaporkan merembet ke sejumlah titik di sekitar permukiman hingga kawasan Masjid Arrahman Dok V Bawah.
Dalam proses pemadaman, terdengar sejumlah bunyi ledakan dari lokasi kebakaran. Petugas di lapangan menduga ledakan tersebut kemungkinan berasal dari bahan bakar minyak (BBM). Kendati demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kebakaran.
Penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan.
Sementara itu, Pemerintah Kota Jayapura dilaporkan mencatat sedikitnya 2.392 warga terdampak akibat kebakaran tersebut. Pemerintah juga tengah mempertimbangkan penetapan status tanggap darurat untuk mempercepat penanganan terhadap warga yang terdampak.
Warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran berupaya menyelamatkan diri dan barang-barang mereka. Sebagian warga kemudian berkumpul di tempat yang lebih aman, termasuk di sekitar Kompleks SMA Gabungan Jayapura.
Hingga laporan ini disusun, belum terdapat data resmi yang memastikan jumlah korban luka maupun korban meninggal dunia. Data mengenai jumlah rumah yang terbakar, jumlah pengungsi, serta total kerugian material juga masih menunggu pendataan resmi.
Petugas gabungan masih melakukan penanganan di lokasi. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga diharapkan segera melakukan pendataan terhadap warga terdampak dan kebutuhan para pengungsi agar bantuan dapat disalurkan secara tepat.
Kebakaran Dok V Bawah ini menjadi salah satu kebakaran besar yang melanda kawasan permukiman padat di Kota Jayapura pada 31 Agustus 2026.














