Paraparatv.id | Papua Tengah | Pelaksanaan Konferensi ke-4 Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Sinode Wilayah II Papua Tengah yang semula dijadwalkan berlangsung pada 15–19 September 2026 di Kabupaten Mimika resmi ditunda.
Penundaan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan situasi keamanan dan kondisi kondusivitas wilayah Kabupaten Mimika, demi menjamin keselamatan serta kenyamanan seluruh peserta dan jemaat yang akan mengikuti agenda gerejawi tersebut.
Ketua Sinode GKII Wilayah II Papua Tengah, Pdt. Dr. Hansk Wakerkwa, M.Si., dalam keterangannya, Minggu (30/8/2026), mengatakan keputusan penundaan telah dibahas dalam rapat koordinasi bersama unsur terkait.
“Panitia Penyelenggara Konferensi Sinode Wilayah II Gereja Kemah Injil Indonesia atau GKII Papua Tengah hari ini resmi mengumumkan penundaan pelaksanaan konferensi. Keputusan strategis ini diambil setelah mempertimbangkan secara matang situasi keamanan dan kondusivitas di wilayah Kabupaten Mimika,” ujarnya.
Ia menjelaskan, rapat koordinasi tersebut dihadiri perwakilan dari 28 Klasis, panitia konferensi, serta Badan Pengurus Sinode dan perwakilan dari empat kabupaten.
Dalam rapat tersebut, panitia menyampaikan bahwa agenda gerejawi tingkat wilayah harus mengalami perubahan jadwal. Meskipun sebelumnya telah dipersiapkan sesuai jadwal awal, keputusan penundaan diambil sebagai langkah untuk memastikan seluruh rangkaian konferensi dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
“Demi menjamin keselamatan dan kenyamanan seluruh peserta serta umat, konferensi kini dijadwalkan ulang,” katanya.
Berdasarkan keputusan terbaru, Konferensi Sinode Wilayah II GKII Papua Tengah ke-4 akan dilaksanakan pada 14–18 Oktober 2026.
Sementara itu, lokasi pelaksanaan tetap di Gedung Aula Graha Mimika, Jalan Trans Nabire-Mayon, Timika, Kabupaten Mimika.
Panitia mengharapkan dukungan doa dari seluruh jemaat agar pelaksanaan konferensi pada Oktober mendatang dapat berjalan lancar, aman, tertib, dan penuh berkat.
Penundaan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya panitia dan pengurus sinode untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti konferensi dalam suasana yang kondusif.(VN/R)














