Cegah COVID-19, Hotel Horison Jayapura Perketat Prokes

General Manajer Hotel Horison Jayapura dan Kotaraja, Eddy Soenarno. (Foto: Kris)
banner 120x600

Paraparatv.id | Jayapura | Merespon adanya peningkatan kasus COVID-19 di Kota Jayapura akhir-akhir ini, manajemen Hotel Horison Jayapura dan Kotaraja mengambil langkah antisipasi dengan perketat protokol kesehatan (prokes).

General Manajer Hotel Horison Jayapura dan Kotaraja, Eddy Soenarno mengatakan langkah tersebut diambil manajemen hotel Horison untuk menjaga kesehatan pekerja, staf hotel dan kenyamanan seluruh pengunjung hotel. pihaknya tetap konsisten memberikan pelayanan terbaik dan selalu melakukan penerapan prokes.

“Kami baru saja melakukan Vaksin Booster kolektif bagi semua karyawan dan keluarganya untuk peningkatan imun. Apalagi sekarang dengan adanya varian baru,” kata Eddy saat di wawancarai di lobby lantai 2 Hotel Horison Kotaraja, Selasa (9/2/2022).

Pihaknya juga juga melakukan pembatasan pengunjung sebanyak 50 persen, terutama untuk ivent-ivent besar dengan 2 ballroom yang kapasitasnya mencapai 1000 dan 800 pack.

“Hal-hal tersebut terus kami lakukan, kalau kemarin kami sudah agak longgar, tapi sekarang kami juga harus kembali melakukan prokes ketat,” ujarnya.

Selain itu, dijelaskan bahwa pihak hotel juga konsisten melakukan penyemprotan disinfektan dan melakukan pembatasan di area terbuka.

“Kami sehari melakukan 3 kali penyemprotan, kemudian juga pembatasan di area seperti kolam berenang dan restoran serta melakukan edukasi untuk selalu menggunakan masker,” katanya.

Ditambahkan, meski belum pernah menemukan kasus pasien positif COVID-19, pihaknya berharap keterlibatan pengunjung untuk melaporkan jika kondisi pengunjung dilaporkan positif.

“Jika ditemui pasien positif, manajemen hotel akan melakukan pemisahan, menyediakan kamar khusus bagi tamu dan di istirahatkan serta menghubungi rumah sakit terdekat,” ujarnya.

Sejauh ini, pihaknya belum mendapatkan pasien positif. Namun, sudah berlatih secara preventif sesuai standar yang diarahkan kantor pusat, apabila mendapati pasien positif. Standar tersebut telah diterapkan ke semua karyawan. (KW/ITH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *