Paraparatv.id | Yapen | Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kodim 1709/Yawa bersama unsur TNI-Polri, Pemerintah Daerah, instansi related, dan masyarakat menggelar Apel Gabungan sekaligus pengecekan armada pemadam kebakaran (Damkar). Kegiatan berlangsung di Lapangan Alun-Alun Serui, Jalan Pattimura, Distrik Yapen Selatan, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Jumat (28/8/2026).
Apel gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roy Palunga, dan dihadiri oleh Komandan Kodim 1709/Yawa, Letkol Inf Ahmad Albar, S.H., beserta sejumlah unsur Forkopimda dan pimpinan OPD Kabupaten Kepulauan Yapen.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Roy Palunga menegaskan bahwa apel gabungan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kewaspadaan, kesiapsiagaan, sinergitas, dan koordinasi lintas sektor dalam mencegah serta menanggulangi Karhutla.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur yang hadir dan menekankan pentingnya kerja sama serta kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi potensi Karhutla yang dapat mengancam lingkungan, ekosistem, keselamatan, dan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui sinergi dan kesiapsiagaan bersama, kita berharap Kabupaten Kepulauan Yapen tetap aman, lingkungan tetap terjaga, dan potensi kerugian akibat Karhutla dapat dicegah sedini mungkin,” tegasnya.
Apel gabungan diikuti oleh 1 SST personel Kodim 1709/Yawa, 1 SST personel Yonif TP 909/KRP, 1 SSR personel TNI AL Pos Serui, 1 SSR Damkar Kabupaten Kepulauan Yapen, 1 SSR Dinas Perhubungan, serta unsur ASN, BUMN, BUMD, dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan sekaligus uji coba armada dan sarana prasarana pemadam kebakaran yang dimiliki Kodim 1709/Yawa, Yonif TP 909/KRP, Damkar, dan PDAM. Pengecekan dilakukan oleh Pembina Apel bersama Forkopimda guna memastikan kesiapan personel maupun peralatan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam penanganan Karhutla.
Menanggapi kegiatan tersebut, Komandan Kodim 1709/Yawa, Letkol Inf Ahmad Albar, S.H., menyampaikan bahwa kesiapsiagaan dalam menghadapi Karhutla membutuhkan keterlibatan dan sinergi seluruh komponen.
Menurutnya, TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat harus memiliki komitmen yang sama untuk melakukan pencegahan sejak dini dan merespons dengan cepat apabila terjadi kebakaran.
“Kodim 1709/Yawa siap mendukung pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi yang baik menjadi kunci agar setiap potensi kebakaran dapat ditangani secara cepat dan tepat,” ujar Dandim.
Letkol Inf Ahmad Albar juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran, khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko Karhutla.
“Pencegahan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi dan kepedulian seluruh masyarakat, kita dapat menjaga Kabupaten Kepulauan Yapen tetap aman dan lingkungan tetap lestari,” pungkasnya.(EB)














