Paraparatv.id | Jayapura | Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Kota Jayapura pada Senin (3/8). Dalam arahannya, ia kembali menegaskan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan komitmen seluruh aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Berdasarkan laporan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), masih ditemukan sejumlah ASN yang tidak hadir dalam apel tanpa memberikan keterangan yang jelas.
Wali Kota menekankan setiap ASN wajib memahami keseimbangan antara hak dan kewajiban. Hak menerima gaji maupun Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) harus sebanding dengan pelaksanaan tugas dan kepatuhan terhadap aturan kedisiplinan.
“Pemerintah telah memberikan kesempatan besar bagi ASN, ratusan CPNS yang telah menerima SK, PPPK, maupun tenaga honorer untuk mengabdi. Menjadi pegawai adalah hak, namun kewajiban juga harus dilaksanakan. Hak dan kewajiban harus berjalan beriringan. Kita bekerja terlebih dahulu sebelum menerima hak, jangan sebaliknya,” tegasnya.
Ke depannya, Wali Kota melarang keras adanya kelalaian kehadiran maupun keterlambatan saat apel. Ia meminta seluruh pimpinan OPD memperhatikan secara khusus pegawai yang mangkir tanpa alasan sah.
“Kehadiran harus menjadi dasar pemberian TPP. ASN yang tidak disiplin dan tidak hadir tanpa keterangan wajib dievaluasi sesuai peraturan yang berlaku,” ujarnya.
Terkait pelantikan 113 pejabat administrator dan pengawas yang baru saja dilaksanakan, Wali Kota memberikan peringatan tegas: siapapun yang menunjukkan kinerja buruk dan melalaikan disiplin akan dievaluasi ulang.
“Saya akan periksa kembali nama-nama yang dilaporkan. Bagi yang malas bekerja, jabatan akan diserahkan kepada ASN yang benar-benar memiliki semangat dan dedikasi tinggi melayani masyarakat,” ancamnya.
Selain ASN, Wali Kota juga menyoroti rendahnya kehadiran pimpinan wilayah: dari 14 Kepala Kampung hanya 2 orang hadir, dari 25 Kepala Kelurahan hanya 13 orang yang hadir, sementara seluruh Kepala Distrik tercatat lengkap hadir. Ia mengingatkan kehadiran adalah wujud tanggung jawab pemerintahan dan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Di akhir arahan, Wali Kota mengutip Firman Tuhan dalam Yeremia 29:7: “Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana Aku membuang kamu dan berdoalah untuk kota itu, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.”
“Kita ditempatkan untuk bekerja di Kota Jayapura. Mari berdoa dan bekerja tekun, rajin, taat aturan, serta berikan pelayanan terbaik, karena kesejahteraan kota ini adalah kesejahteraan kita semua,” pungkasnya. (*)














