Example floating
AdvetorialBERITAPeristiwaPolitik

High Level Meeting dan Capacity Building TPID Kabupaten Biak Numfor: Akselerasi Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi

28
×

High Level Meeting dan Capacity Building TPID Kabupaten Biak Numfor: Akselerasi Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Biak | Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)Kabupaten Biak Numfor menyelenggarakan acara High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building TPID pada Rabu,29 Juli 2026. Kegiatan yang dipimpin oleh Penjabat Sekda Kabupaten Biak Numfor, Zacharias L. Mailoa merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat sinergi pengendalian inflasi serta meningkatkan kompetensi TPID Kabupaten Biak Numfor.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Warsono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengendalian inflasi daerah dapat dicapai melalui sinergi lintas sektoral di daerah. Selain itu, pengendalian inflasi perlu terus diperkuat dengan berlandaskan 4K meliputi Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.

Penjabat Sekda Kabupaten Biak Numfor, Zacharias L. Mailoa, turut menyampaikan bahwa pengendalian inflasi memerlukan sinergi seluruh pihak melalui penguatan ketahanan pangan, khususnya optimalisasi potensi perikanan dan kelautan, guna menjaga stabilitas harga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat perekonomian daerah.

Mengusung tema “Akselerasi Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi Biak Numfor Melalui Mitigasi

Iklim, Optimalisasi Anggaran, dan Tata Kelola TPID”, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Ditjen Bina

Pembangunan Daerah Kementrian Dalam Negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Biak Numfor, Kantor Wilayah

Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Papua, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika

(BMKG) Kabupaten Biak Numfor. Keempat narasumber ini menekankan pentingnya penguatan sinergi antar-instansi dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan melalui pengambilan kebijakan yang berbasis data, antisipasi risiko perubahan iklim terhadap distribusi logistik dan pasokan pangan, optimalisasi penyerapan anggaran daerah,

serta penguatan tata kelola TPID agar program pengendalian inflasi dapat berjalan lebih efektif, terarah, danberkelanjutan.

Kedepan, diharapkan sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan mitra kerja strategis dapat terusdiperkuat guna menjaga stabilitas inflasi daerah.(Redaksi).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *