Paraparatv.id |JAYAPURA |— Sejumlah kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dari Kelurahan Imbi dan Waena mengadukan belum dibayarkannya honor atau insentif mereka kepada Wakil Wali Kota Jayapura, Rustam Saru.
Keluhan tersebut disampaikan dalam acara “Warga Bertanya, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Menjawab” yang digelar di Kota Jayapura, Senin (31/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, para kader mengaku honor atau insentif yang menjadi hak mereka belum dibayarkan oleh Dinas Kesehatan Kota Jayapura. Keterlambatan pembayaran bervariasi, mulai dari dua bulan, tiga bulan, bahkan ada kader yang mengaku belum menerima honor selama satu tahun.
Mendengar keluhan tersebut, Wakil Wali Kota Jayapura Rustam Saru mengaku prihatin sekaligus merasa malu karena masih ada kader Posyandu yang belum menerima hak mereka.
“Saya merasa malu karena ada petugas atau kader Posyandu yang belum dibayarkan honor ataupun insentifnya,” ujar Rustam dalam kegiatan tersebut.
Rustam kemudian meminta Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura agar segera menindaklanjuti dan menyelesaikan persoalan pembayaran honor para kader Posyandu.
Menurutnya, pembayaran honor kader Posyandu merupakan salah satu program utama Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura.
Ia menegaskan, persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat berdampak terhadap kepercayaan masyarakat sekaligus mencoreng nama baik Pemerintah Kota Jayapura.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, drg. Juliana Napitupulu, saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat terkait belum dibayarkannya honor atau insentif para kader Posyandu, mengatakan pembayaran masih menunggu pembahasan anggaran perubahan.
“Kita tunggu pembahasan anggaran perubahan dulu,” kata Juliana melalui pesan singkat.
Para kader berharap pemerintah segera merealisasikan pembayaran honor yang tertunggak, mengingat mereka tetap menjalankan tugas pelayanan Posyandu di tengah masyarakat. (***)














