Paraparatv.id | Sarmi | Kepemimpinan Bupati Sarmi Dominggus Catue, S. KM., M. Kes bersama Wakil Bupati, Hj. Jumriati, SH yang dilantik pada 20 Februari 2025 lalu, kini genap memasuki satu tahun masa pengabdian.
Satu tahun perjalanan kepemimpinan Bupati Sarmi, Dominggus Catue bersama Wakil Bupati Hj. Jumriati ini menjadi momentum refleksi atas berbagai capaian pembangunan di Kabupaten Sarmi yang fokus pada program “SAPTA CITA” untuk mewujudkan Sarmi yang lebih maju, sejahtera dan berkelanjutan.
Kinerja satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sarmi ini dirangkai dengan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Sarmi, pada Selasa, 13 April 2026, dengan mengusung visi besar “Bersatu Mewujudkan Sarmi Lebih Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bupati Sarmi, Dominggus Catue mengucapkan terimakasih atas dukungan seluruh elemen masyarakat, sebab tanpa dukungan dari masyarakat roda pemerintahan tidak akan berjalan baik.
Untuk itu, dalam Kepemimpinannya ini Bupati dan Wakil Bupati terus mendorong perubahan nyata melalui program-program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Dimana capaian utamanya itu meliputi peningkatan pelayanan publik, pembangunan SDM, layanan kesehatan, pendidikan, infrastruktur serta dukungan terhadap program nasional yakni makan bergizi gratis (MBG), cetak sawah dan kampung nelayan.
Dengan demikian, Visi tersebut dijabarkan dalam tujuh misi pembangunan atau Sapta Cita, yang menjadi pedoman dalam menjalankan roda pemerintahan serta pembangunan di berbagai sektor.
Berikut point penting satu tahun kepemimpinan Bupati Sarmi, Domnggus Catue bersama Hj. Jumriati, (per 20 Februari 2026);
Visi utama : Mengusung Sarmi Punya Cita cita (SAPTA CITA).
- Program Strategis : Fokus pada pembangunan SDM, pelayanan kesehatan, dan penguatan ekonomi masyarkat
- Dukungan Program Nasional: Mengimplementasikan kebijakan pusat termasuk makan bergizi gratis, sekolah rakyat, koperasi Merah Putih, dan cetak sawah.
- Infrastruktur: Pembangunan infrastruktur yang berfokus pada konektivitas dan kebutuhan dasar.
- Sinergi Daerah: Mendorong kebersamaan 5 suku (Sobey, Armati, Rumbuai, Manirem, Isirawa) untuk kemajuan Kabupaten berjuluk “Kota Ombak”.
Semntara Misi utama : Mewujudkan Birokrasi Berorientasi Pelayanan Prima
Pemerintah Kabupaten Sarmi terus berkomitmen menghadirkan birokrasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Pelayanan publik tidak hanya difokuskan kepada masyarakat umum, tetapi juga kepada kelembagaan kampung dan adat yang merupakan bagian penting dari identitas sosial budaya masyarakat Sarmi.
Komitmen tersebut tercermin dari peningkatan kinerja perangkat daerah serta keberhasilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam meraih penghargaan atas laporan keuangan yang akuntabel, seperti PBKAD, Sekretariat DPRD, dan Kesbangpol.
Selain itu, Pemkab Sarmi juga teah berhasil meraih peringkat pertama dalam evaluasi perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 serta penetapan APBD Tahun 2026 di tingkat Provinsi Papua. Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa tata kelola pemerintahan berjalan dengan baik, terencana, dan profesional.
Untuk memperkuat kualitas birokrasi, pemerintah juga melaksanakan safari ke OPD sebagai langkah strategis dalam pembinaan, evaluasi kinerja, serta penyelarasan program antar perangkat daerah. Upaya ini bertujuan menciptakan birokrasi yang lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Tidak hanya itu, pemerintah juga tengah mendorong pembentukan enam distrik baru sebagai bagian dari upaya pemerataan pelayanan pemerintahan, percepatan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah-wilayah terpencil.
Misi 2: Optimalisasi Pelaksanaan Otonomi Khusus
Pelaksanaan Otonomi Khusus di Kabupaten Sarmi diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan.
Pemerintah daerah terus menghadirkan program-program nyata melalui berbagai perangkat daerah. Dinas Perikanan, misalnya, menyalurkan bantuan alat tangkap kepada masyarakat lokal guna mendukung aktivitas nelayan serta meningkatkan hasil tangkapan.
Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan mendorong diversifikasi pangan agar masyarakat tidak bergantung pada satu jenis sumber pangan saja. Upaya ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
Di sektor pertanian, Dinas Pertanian menghadirkan program sekolah lapang yang memberikan edukasi langsung kepada masyarakat, termasuk penanaman padi varietas Mekongga. Program ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperkuat kapasitas petani lokal.
Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendorong pembangunan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan di Kabupaten Sarmi.
Misi 3: Mewujudkan SDM Unggul, Beriman, dan Berilmu
Pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama, mengingat masa depan daerah sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya.
Pemerintah Kabupaten Sarmi menghadirkan berbagai program nyata di sektor pendidikan. Salah satunya adalah penyerahan perlengkapan belajar kepada siswa-siswi di SD Satu Atap Kasukwe sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan.
Selain itu, penyediaan bus sekolah menjadi langkah strategis untuk meningkatkan akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang tinggal di wilayah terpencil, sehingga mereka dapat bersekolah dengan aman dan nyaman.
Pemerintah juga melakukan rehabilitasi fasilitas pendidikan, seperti SD Cahaya Harapan Papua di Kampung Segartor.
Upaya ini bertujuan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan guna mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal.
Misi 4: Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan
Dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Pemkab Sarmi terus memperkuat sektor kesehatan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan RSUD Yowari Kabupaten Jayapura dan RS Dian Harapan Jayapura.
Kerja sama ini bertujuan memperluas akses pelayanan kesehatan yang berkualitas, mempercepat penanganan medis, serta memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat secara lebih efektif.
Selain itu, pemerintah juga melaksanakan program makan bergizi gratis sebagai upaya meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Program ini tidak hanya mendukung program nasional, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen daerah dalam menciptakan generasi yang sehat dan produktif.
Misi 5: Memperkokoh Toleransi dan Keharmonisan
Dalam kehidupan masyarakat yang majemuk, toleransi menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan. Pemerintah Kabupaten Sarmi terus memperkokoh nilai-nilai toleransi antar umat beragama melalui berbagai kebijakan dan program.
Salah satu bentuk nyata adalah pemberian insentif kepada Ondoafi, pendeta, dan majelis taklim sebagai bentuk penghargaan atas peran mereka dalam menjaga stabilitas sosial dan spiritual masyarakat.
Melalui sinergi antara pemerintah, tokoh adat, dan tokoh agama, tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, dan saling menghargai.
Misi 6: Pembangunan Ekonomi Inklusif Berbasis Potensi Lokal
Pembangunan ekonomi di Kabupaten Sarmi diarahkan pada konsep inklusif berbasis potensi lokal dan kearifan masyarakat.
Sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama melalui program tanam padi, cetak sawah rakyat, serta diversifikasi pangan guna meningkatkan ketahanan pangan daerah.
Selain itu, program kampung mandiri terus dikembangkan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dengan komoditas unggulan seperti beras. Program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Dengan memanfaatkan potensi yang ada, Kabupaten Sarmi terus bergerak menuju kemandirian ekonomi yang kuat dan berdaya saing.
Misi 7: Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Publik
Pembangunan infrastruktur yang merata menjadi salah satu prioritas utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pemerintah telah membangun dan meningkatkan sejumlah ruas jalan strategis, seperti Sarmi–Petam, Kaisau, dan Webro, yang kini sudah dapat dinikmati masyarakat. Infrastruktur ini membuka akses wilayah dan memperlancar mobilitas.
Di sektor energi, pengembangan kelistrikan terus diperkuat, termasuk melalui dukungan pemerintah pusat yang ditandai dengan kunjungan Menteri ESDM.
Selain pembangunan fisik, inovasi pelayanan publik juga terus dihadirkan. Dinas Perhubungan memasang warning light di titik-titik strategis untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas. Satpol PP berperan aktif menjaga ketertiban umum, sementara Disdukcapil menghadirkan program jemput bola untuk pelayanan administrasi kependudukan.
“Berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Sarmi,”ujar Bupati Dominggus Catue.
Dengan semangat persatuan dan komitmen yang kuat, satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sarmi menjadi fondasi penting dalam mewujudkan daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan di masa mendatang.
Oleh karena itu, momentum satu tahun ini sebagai evaluasi kinerja pemerintah daerah untuk lebih baik lagi kedepannya. (VN)














