Example floating
Hukum dan KriminalKABAR SARMIPeristiwa

Malam Puncak HUT Sarmi Berjalan Lancar, Sempat Terjadi Gangguan Usai Acara Dipicu Miras, Kapolres: Pelaku Akan Ditindak Tegas

115
×

Malam Puncak HUT Sarmi Berjalan Lancar, Sempat Terjadi Gangguan Usai Acara Dipicu Miras, Kapolres: Pelaku Akan Ditindak Tegas

Sebarkan artikel ini
Kapolres Sarmi AKBP Ruben Palayukan, S.Pt.,S.I.K

Paraparatv.id | Sarmi | Keributan yang terjadi usai pesta rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Sarmi pada Selasa dini hari (14/4/2026) dipicu oleh pengaruh minuman keras serta kendala transportasi bagi sebagian warga yang hendak kembali ke kampungnya.

Kapolres Sarmi AKBP Ruben Palayukan, S.Pt.,S.I.K menjelaskan bahwa awalnya kegiatan pesta rakyat yang berlangsung di Pasar Sentral Mararena berjalan aman dan lancar sejak sore hingga malam hari. Acara resmi berakhir sekitar pukul 23.00 WIT dan sebagian masyarakat mulai membubarkan diri.

Namun, situasi berubah ketika sejumlah warga yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras terlibat perselisihan antar kelompok kampung, yang kemudian memicu keributan.

“Selain itu, ada tuntutan dari sebagian masyarakat, khususnya dari wilayah Pantai Timur dan Bonggo, yang meminta difasilitasi kendaraan untuk kembali ke kampung mereka. Namun hingga pukul 01.30 WIT, fasilitas transportasi belum mencukupi, sehingga memicu emosi dan keributan kembali terjadi,” ujar Kapolres di Ruangan Kerjanya, Selasa (14/4).

Dalam kondisi tersebut, massa dilaporkan melakukan aksi perusakan dengan membakar kursi plastik, melempar fasilitas, serta merusak lampu jalan dan peralatan sound system, khususnya mixer. Sementara itu, videotron dilaporkan dalam kondisi aman.

Aparat Polres Sarmi segera merespons dengan membubarkan massa dan berupaya menenangkan situasi. Untuk mengatasi tuntutan warga, pihak kepolisian akhirnya menyiapkan tiga unit truk guna mengantar sebagian masyarakat kembali ke wilayah Pantai Timur dan Bonggo.

“Sekitar pukul 04.00 subuh, masyarakat sudah difasilitasi untuk dipulangkan, dan situasi di sekitar Pasar Sentral Mararena kembali kondusif,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan panitia, setiap distrik sudah didata dan telah disiapkan sejumlah kendaraan Damri, dan truk, sementara sebagian masyarakat juga menggunakan kendaraan pribadi dari kampung dengan dukungan pengisian bahan bakar dari panitia. Namun, diduga jumlah tersebut tidak mencukupi kebutuhan masyarakat, terbukti masih banyak warga yang harus diangkut menggunakan truk polisi.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian material tetap terjadi akibat perusakan sejumlah fasilitas pesta rakyat.

Saat ini, Polres Sarmi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku, termasuk kemungkinan adanya provokator di balik kejadian tersebut.

“Kami akan menindak tegas jika ditemukan pelaku perusakan. Tindakan anarkis seperti ini tidak dibenarkan,” tegas Kapolres.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan menyampaikan aspirasi atau keluhan dengan cara yang baik dan sopan kepada pihak penyelenggara.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Jika ada kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan, sebaiknya disampaikan secara bijak kepada penyelenggara agar dapat ditindaklanjuti,” pungkasnya.(VN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *