Panpel Pelatihan Jurnalis PON Klaster Kabupaten Jayapura Akui tinggalkan utang di Grand Alisson Hotel

0
39
Koordinator Relawan Jurnalis Peliputan PON XX Klaster Kabupaten Jayapura, Paskalis Keagop Pelatihan Teknis Jurnalis Peliputan PON XX Belum Bayar Dibayar Oleh Sekretariat Sub PB PON (Irf)

Paraparatv.id | Jayapura | Panitia Pelaksana Pelatihan Teknis Jurnalis Peliputan PON XX di Klaster Kabupaten Jayapura mengaku Sekretariat Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura belum membayar utang pelatihan teknis jurnalis tersebut.

Padahal, Sekretariat Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura telah berhasil mencairkan dana itu dari bank. Namun, sampai hari ini dana 300 juta rupiah itu tidak pernah diserahkan kepada Humas Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura untuk membiayai pelatihan yang diselenggarakan selama dua hari tersebut di Grand Allison Hotel, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

Demikian dikatakan Koordinator Relawan Jurnalis Peliputan PON XX Kabupaten Jayapura, Paskalis Keagop, dalam keterangan persnya yang dikirim via WhatsApp, Minggu (12/9/2021) siang.

“Jadi dana itu setelah cair, digunakan sendiri oleh Sekretariat Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura. Dan, sampai hari ini tidak pernah ada kejelasan resmi dari Wakil Sekretaris I Sub PB PON XX Kabupaten Jayapura Demas Worumi, sebagai penanggung jawab pengguna dana kepada Humas Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura,” katanya.

“Akhirnya, pelatihan teknis jurnalis yang dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura itu tetap dilaksanakan dengan cara berhutang. Sehingga seluruh kebutuhan pelatihan seperti penggunaan hotel, konsumsi, transport narasumber, transport peserta pelatihan serta transport panitia sampai hari ini belum dibayarkan,” sambung Paskal, sapaan akrabnya.

Lebih lanjut Paskal menyatakan, permasalahan ini sudah disampaikan, baik kepada Ketua Umum Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura, Wakil Ketua Umum II, Sekretaris Umum dan Wakil Sekretaris Umum I secara berulang-ulang, tetapi tidak pernah ditanggapi serius.

“Oleh karena itu, kami wartawan di Kabupaten Jayapura meminta kepada Sekretariat Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura untuk segera membayar hutang pelatihan teknis jurnalis tersebut, yang sudah dilaksanakan pada 20-21 Agustus 2021 lalu di Grand Allison Hotel, yang sampai hari ini belum dibayarkan,” pintanya.

Dalam penyelenggaraan PON XX nanti, wartawan adalah salah satu bagian terpenting yang akan terlibat penuh selama penyelenggaraan PON XX berlangsung di Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura.

Wartawan tugasnya adalah meliput dan memberitakan kepada masyarakat di seluruh wilayah Republik Indonesia. Khusus wartawan lokal di Kabupaten Jayapura, perhelatan akbar PON ini adalah hal baru.

Dari 37 cabang olahraga PON XX, ada 14 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Kabupaten Jayapura. Untuk bisa meliput 14 cabang olahraga ini, maka wartawan yang akan meliput dan memberitakan iven Akbar tersebut harus dibekali dengan baik. Sebab, dalam PON XX nanti akan memunculkan berbagai peristiwa baru, yang akan menjadi pengetahuan baru bagi masyarakat secara luas.

Oleh karena itu, sebelum meliput, pengetahuan wartawan perlu dibekali dengan baik agar tidak keliru dalam penulisan dan pemberitaan. Maka, Humas Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura melaksanakan pelatihan teknis jurnalis peliputan PON XX bagi wartawan lokal Kabupaten Jayapura.

Untuk diketahui, dalam pelatihan teknis jurnalis tersebut dihadiri sebanyak 60 wartawan lokal Kabupaten Jayapura sebagai peserta pelatihan. (Irf /NB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here