Paraparatv.id | Sorong | Sebanyak kurang lebih 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pemuda dan pemudi asli papua dari berbagai sektor berkumpul dalam sebuah diskusi strategis yang diselenggarakan di Café Kasuari, Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (29/4).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran UMKM lokal dalam mendukung program prioritas nasional serta mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha asli Papua.Diskusi yang dipimpin oleh Billy Mambrasar tersebut menghasilkan sejumlah poin penting.
Para pelaku UMKM menyatakan komitmen untuk terlibat aktif dalam berbagai program prioritas pemerintah, di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Rumah Subsidi, serta inisiatif strategis lainnya yang diusung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, para peserta juga sepakat untuk turut menyukseskan implementasi program-program tersebut agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat Papua, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi di tingkat akar rumput.
Para pelaku usaha juga menegaskan pentingnya pengembangan kapasitas diri, baik dari sisi manajemen bisnis, inovasi, maupun literasi keuangan, guna memastikan usaha yang dijalankan mampu berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi keluarga serta komunitas sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, Billy Mambrasar menekankan pentingnya peran UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.“Secara teori makroekonomi, konsumsi di akar rumput masyarakat akan dapat meningkatkan perputaran uang dan kesejahteraan. Oleh sebab itu, sektor yang harus juga mendapat perhatian khusus pemerintah adalah UMKM, selain investasi di sektor-sektor manufaktur besar. Untuk itu, saya terus mendorong dan mengembangkan sektor UMKM yang ditopang oleh anak-anak muda asli Papua,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut konkret dari kegiatan ini, Billy Mambrasar akan menjalin kerja sama dengan Universitas UNAMIN Sorong untuk menyelenggarakan pelatihan berkelanjutan bagi pelaku UMKM di Sorong. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi kewirausahaan serta memperluas akses pasar dan pembiayaan bagi pelaku usaha lokal.
Lebih lanjut, dalam kapasitasnya sebagai anggota Komite Eksekutif Otonomi Khusus (Otsus) Papua, Billy Mambrasar juga berencana mempertemukan para kepala cabang perbankan di seluruh Provinsi Papua Barat Daya dengan pelaku usaha muda asli Papua.
Pertemuan ini bertujuan untuk membuka akses pembiayaan yang lebih inklusif dan mendukung pertumbuhan UMKM secara lebih optimal.Sementara itu, salah satu peserta kegiatan, Daniel Sedik, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif yang dilakukan.
“Terima kasih atas kedatangan Anggota Komite Eksekutif Otsus Papua, Billy Mambrasar. Sebelumnya, beliau saat menjabat sebagai Staf Khusus Presiden RI juga sudah banyak membantu saya dan teman-teman UMKM asli Papua lainnya. Saya yakin, dalam peran barunya sebagai anggota Komite Eksekutif Otsus Papua, beliau akan melakukan lebih lagi,” ujar Daniel, yang juga merupakan pelaku usaha di bidang teknologi informasi sekaligus konsultan Pemerintah Kota Sorong.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat ekosistem UMKM di Papua Barat Daya, sekaligus memastikan bahwa pembangunan ekonomi yang inklusif dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat asli Papua.(Redaksi)



















