Example floating
AdvetorialPeristiwaPolitik

Rapat Formatur DPC PKB se-Provinsi Papua, Pengurus Diminta Perkuat Konsolidasi dan Siapkan Mesin Partai Hadapi 2029

146
×

Rapat Formatur DPC PKB se-Provinsi Papua, Pengurus Diminta Perkuat Konsolidasi dan Siapkan Mesin Partai Hadapi 2029

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Jayapura | Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Papua menggelar rapat formatur penyusunan calon pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB masa bakti 2026–2031 se-Provinsi Papua. Kegiatan berlangsung di salah satu hotel di Jayapura, Minggu (21/6).

Rapat formatur ini menjadi momentum penting untuk memperkuat struktur organisasi partai sekaligus mempersiapkan langkah strategis menghadapi Pemilu 2029.

Ketua Umum Dewan Komando Pusat (DKP) Panji Bangsa, Rivqy Abdul Halim, menyampaikan arahan Ketua Umum DPP PKB Dr. (HC). Drs. A. Muhaimin Iskandar atau yang lebih dikenal dengan sapaan Gus Muhaimin, kepada seluruh pengurus dan formatur yang hadir.

Dalam sambutannya, Rivqy mengaku bangga dapat menginjakkan kaki di Jayapura untuk pertama kalinya. Menurutnya, Papua memiliki sejarah yang erat dengan perjuangan PKB, terutama sejak masa reformasi di bawah kepemimpinan Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid.

“Ini memberikan tambahan semangat bagi kita semua untuk memenangkan Partai Kebangkitan Bangsa di Tanah Papua. Karena salah satu tokoh yang memperjuangkan Papua pascareformasi adalah pendiri PKB, KH Abdurrahman Wahid,” ujarnya.

Dalam arahan yang disampaikan atas nama Ketua Umum DPP PKB, ditegaskan bahwa penyusunan kepengurusan DPC bukan sekadar memenuhi kebutuhan administratif organisasi, melainkan menjadi momentum menentukan arah perjuangan PKB di daerah selama lima tahun ke depan.

Menurutnya, kepengurusan yang dibentuk harus diisi oleh kader yang memiliki komitmen, mau bekerja, dan siap hadir di tengah masyarakat. Ia meminta seluruh DPC memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah agar struktur partai tetap aktif dan tidak hanya bergerak menjelang pemilu.

Ia menekankan pentingnya persiapan menuju Pemilu 2029 dengan mulai memetakan wilayah, menyiapkan kader terbaik, serta merekrut tokoh-tokoh potensial dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, akademisi, profesional, pengusaha, aktivis muda, tokoh perempuan, kepala desa hingga pemimpin komunitas yang memiliki semangat pengabdian.

“Organisasi yang berhenti merekrut akan berhenti tumbuh. Karena itu PKB harus terus merawat basis utama sekaligus membuka ruang bagi generasi muda, perempuan dan kelompok profesional dan berbagai komunitas baru yang menjadi bagian penting masa depan politik Indonesia,” katanya.

Ia juga meminta seluruh kader PKB yang memegang jabatan publik, baik di eksekutif maupun legislatif, menunjukkan kinerja terbaik sehingga manfaat kehadiran PKB benar-benar dirasakan masyarakat.

Menurutnya, tata kelola organisasi yang baik, transparansi, akuntabilitas, serta pemanfaatan teknologi harus menjadi budaya di seluruh tingkatan kepengurusan.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga soliditas organisasi. Perbedaan pendapat, merupakan hal yang biasa dalam organisasi, namun keputusan bersama harus menjadi pegangan seluruh kader.

“Fokus kita adalah memperkuat partai, melayani masyarakat, dan memenangkan perjuangan politik. Karena itu kaderisasi dan regenerasi harus terus berjalan agar PKB mampu melahirkan pemimpin masa depan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Papua, H. Heru Suroso, mengatakan rapat formatur ini bertujuan memperkuat soliditas organisasi PKB di Tanah Papua melalui pembentukan kepengurusan DPC yang akan bertugas selama periode 2026–2031.

Ia berharap seluruh keputusan yang dihasilkan dalam rapat tersebut dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi penguatan eksistensi PKB di masing-masing daerah.

“Tanpa soliditas dan kebersamaan, kita tidak akan mampu mencapai cita-cita politik yang telah kita perjuangkan bersama. Karena itu setelah penyusunan formatur DPC selesai, segera persiapkan pembentukan PAC hingga ke tingkat distrik agar struktur partai semakin kuat,” ujarnya.

Heru menegaskan bahwa penguatan organisasi dari tingkat kabupaten hingga distrik menjadi kunci untuk mewujudkan target kemenangan PKB pada Pemilu 2029 di Papua.

Ia juga mengingatkan sejarah perjuangan PKB yang memiliki keterkaitan erat dengan perubahan nama Papua pada masa pemerintahan Presiden KH Abdurrahman Wahid.

“Kita harus terus menjaga semangat perjuangan itu dengan memperkuat organisasi dan hadir untuk masyarakat. Dengan kebersamaan dan kerja nyata, PKB harus mampu meraih kemenangan di Tanah Papua pada 2029,” pungkasnya.(VN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *