Paraparatv.id | Puncak | Wakil Bupati Intan Jaya, Elias Igapa, SE, turut hadir dalam rangkaian acara strategis bertajuk Peresmian Guest House Elvis Tabuni sekaligus Peletakan Batu Pertama pembangunan Kantor Bupati dan Kantor DPRK Kabupaten Puncak. Kegiatan bersejarah ini berlangsung di Distrik Ilaga dan Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Senin (25/5/2026).
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, dan disambut secara resmi oleh Bupati Puncak, Elvis Tabuni, didampingi Wakil Bupati Naftali Akawal. Turut memeriahkan momen penting ini para kepala daerah dari wilayah Mee Pago dan La Pago, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat luas yang berdatangan untuk menyaksikan kemajuan daerahnya.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Intan Jaya, Elias Igapa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap langkah cepat yang diambil Pemerintah Kabupaten Puncak dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur pemerintahan maupun fasilitas pelayanan publik. Menurutnya, kehadiran sarana prasarana yang memadai merupakan wujud nyata kemajuan daerah.
“Saya sangat mengapresiasi langkah cepat Pemkab Puncak dalam membangun infrastruktur. Hal ini menjadi contoh positif bagi daerah lain. Kerja sama yang erat antar-kabupaten di wilayah pegunungan tengah Papua sangat kami harapkan, agar kita dapat maju dan berkembang bersama-sama memajukan Papua Tengah,” ujar Elias Igapa di sela-sela acara.
Diketahui, Guest House Elvis Tabuni dibangun sejak tahun 2025 dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp50 miliar. Fasilitas ini dirancang sebagai tempat representatif untuk menyambut tamu kehormatan negara maupun daerah, serta diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat lokal di sekitarnya. Sementara itu, pembangunan kompleks kantor pemerintahan yang baru menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi seluruh warga Kabupaten Puncak.
Rangkaian kegiatan ini sejatinya telah direncanakan jauh sebelumnya, namun sempat tertunda beberapa kali karena kendala faktor keamanan dan kondisi cuaca yang sulit diprediksi. Berkat kerja keras dan sinergi berbagai pihak, acara akhirnya dapat terlaksana dengan lancar, aman, dan penuh khidmat. Keberhasilan penyelenggaraan ini menjadi bukti nyata semangat persatuan dan tekad kuat seluruh elemen masyarakat untuk membangun wilayah pegunungan menjadi lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
(Roni Wonda)














