Paraparatv.id | Jayapura | Manajemen Persipura Jayapura menyatakan sikap menghormati dan menerima keputusan yang dikeluarkan oleh Komite Banding PSSI Nomor: 003/KEP/KB/PEGADAIAN-CHAMPIONSHIP/V/2026. Keputusan ini merupakan hasil pertimbangan atas permohonan banding yang diajukan klub terkait sanksi disiplin menyusul insiden pasca pertandingan Pegadaian Championship musim 2025/2026 melawan Adhyaksa FC Banten, pada 8 Mei 2026 di Stadion Lukas Enembe, Jayapura.
Dalam amar keputusannya, Komite Banding PSSI menolak permohonan banding yang diajukan Persipura Jayapura. Meski demikian, majelis melakukan penyesuaian dan perubahan terhadap bentuk serta berat sanksi disiplin yang sebelumnya dijatuhkan oleh Komite Disiplin PSSI.
Berdasarkan keputusan terbaru tersebut, sanksi yang harus dijalani Persipura Jayapura adalah sebagai berikut:
- Pertandingan kandang tanpa kehadiran penonton selama putaran pertama kompetisi musim 2026/2027;
- Penutupan sebagian kawasan stadion, yaitu Tribun Utara dan Tribun Selatan, selama putaran kedua kompetisi musim 2026/2027;
- Pembayaran denda administratif sebesar Rp200 juta.
Menanggapi hal ini, Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan, menyampaikan rasa penyesalan mendalam atas insiden yang terjadi usai pertandingan tersebut. Ia menegaskan bahwa manajemen berkomitmen penuh melakukan pembenahan menyeluruh, baik dalam aspek pengamanan, manajemen penyelenggaraan pertandingan, hingga program pembinaan dan pendekatan kepada kelompok suporter.
“Kami sangat menghormati keputusan yang telah ditetapkan oleh Komite Banding PSSI. Momentum ini akan kami jadikan bahan evaluasi mendasar untuk memperkuat tata kelola pertandingan serta membangun hubungan yang semakin positif dan harmonis dengan seluruh elemen suporter,” ujar Owen Rahadiyan.
Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh suporter setia dan masyarakat pecinta sepak bola di Tanah Papua untuk tetap menjunjung tinggi semangat sportivitas. Ia berharap semua pihak bahu-membahu menciptakan atmosfer pertandingan yang aman, damai, dan bermartabat demi kemajuan sepak bola nasional, khususnya di tanah kelahiran Persipura.
Owen juga menambahkan bahwa ke depannya pihaknya memastikan akan menjalankan seluruh ketentuan yang telah ditetapkan. Pihak klub juga akan terus berkoordinasi secara intensif dengan PSSI, aparat keamanan, serta seluruh pemangku kepentingan terkait, guna menjamin setiap pertandingan di masa mendatang dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua pihak.(Redaksi)














