Example floating
AdvetorialBERITA

Sisilia Mehue Soroti Masa Depan Generasi Muda Papua Saat Bertemu Forum SOBAT dan Anak Jalanan

3
×

Sisilia Mehue Soroti Masa Depan Generasi Muda Papua Saat Bertemu Forum SOBAT dan Anak Jalanan

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Jayapura | Anggota DPRP kursi pengangkatan, Cecilia Mehue, BS, MSB bertemu dengan Forum SOBAT untuk mendengar langsung aspirasi terkait persoalan yang dihadapi generasi muda Papua, khususnya Orang Asli Papua (OAP).

Forum SOBAT ini dipimpin oleh pengurus Orang Asli Papua (OAP), namun keanggotaan dalam forum terbuka bagi semua kalangan, baik OAP maupun non-OAP.

Sisilia mengatakan tujuan utama pertemuan tersebut ialah mendengar aspirasi dari Forum SOBAT, terutama anak-anak muda OAP yang selama ini sudah bergerak langsung di lapangan membantu teman-teman mereka yang terjerumus dalam pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba.

“Tujuan utamanya adalah mendengar aspirasi dari Forum SOBAT ini dan perhatian kami ialah mendengar langsung aspirasi anak-anak muda OAP, terlebih khusus yang sudah bergerak di lapangan menolong teman-teman mereka yang terjerumus dalam pergaulan bebas dan narkoba, serta bagaimana kami dapat mendorong pemerintah untuk lebih memperhatikan generasi muda Papua,” kata Sisilia kepada paraparatv.id, melalui rilisnya, Minggu (24/5).

Dalam pertemuan tersebut, Forum SOBAT menyampaikan sejumlah aspirasi. Mereka meminta perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi Papua, khususnya melalui dinas terkait dan KPA. Pasalnya, terdapat dana Otsus yang dijanjikan akan disalurkan untuk membantu mereka, namun hingga saat ini belum ada kejelasan dari KPA.

Selain itu, Forum juga meminta pemerintah lebih mengutamakan generasi muda karena saat ini anak-anak muda dinilai rentan terhadap ancaman HIV akibat pergaulan bebas.

Forum turut meminta pemerintah membantu Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) dan mereka yang telah sembuh dari kecanduan melalui pelatihan serta pembukaan lapangan kerja agar anak-anak muda memiliki sumber penghasilan.

Menurut Sisilia, persoalan ekonomi juga menjadi masalah utama. Kondisi ekonomi yang tidak menentu membuat banyak anak muda terjerumus pada praktik mencari “easy money” dengan cara yang tidak tepat.

Forum SOBAT juga berencana mengadakan diskusi dan dialog terbuka bersama anak-anak jalanan. Untuk itu mereka meminta dukungan agar kegiatan tersebut dapat terlaksana.

Menanggapi aspirasi tersebut, Sisilia menegaskan pihaknya akan menyampaikan persoalan itu kepada Poksus agar menjadi perhatian bersama. Selain itu, pihaknya juga akan meminta perwakilan di komisi terkait, khususnya Komisi V, untuk mendorong program-program yang langsung menyentuh.

“Kami juga secara pribadi akan mendorong kegiatan forum ini agar berjalan sehingga lebih banyak anak yang bisa dijangkau. Kami juga mendorong pemerintah untuk memperhatikan forum ini karena mereka bekerja setiap malam bersama anak-anak muda yang terjerumus dan DPR juga harus berdiskusi bagaimana menyelamatkan generasi muda Papua,” ujarnya.

Terkait pendidikan dan masa depan anak-anak jalanan, Sisilia mengaku prihatin dengan kondisi saat ini. Bahkan menurutnya, anak-anak menyampaikan bahwa mereka belum mendapatkan perhatian maksimal dari dinas terkait.

“Saya sempat bertanya tanya juga OTSUS itu dipakai bikin apa, kenapa kitong tra rasa,” Ucapnya

Sebagai lembaga, DPRP akan mengawal program-program pemerintah yang agar supaya manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak muda Papua. Selain itu, Poksus yang mengawasi dana Otsus juga akan mengawal pelaksanaan program serta turun langsung ke lapangan untuk memastikan manfaatnya dirasakan masyarakat.

“Kami akan sampaikan kepada Pimpinan DPRP sebagai laporan dan juga akan mendorong dari Poksus untuk menjadi pergatian serta membangun komunikasi dengan dinas2 terkait serta Pemprov untuk memperhatikan forum ini dan apa yg mereka kerjakan, kami huga meminta Bapak Gubernur untuk bisa melihat anak anak muda yang ada dalam forum ini agar minimal mereka bisa diberi pekerjaan supaya mereka tidak jalan cari uang dengan cara yg tidak benar,”ujarnya

Sisilia juga berpesan agar mereka terus melakukan apa yg mereka sudah buat selama ini karena ini penting untuk menyelamatkn generasi muda papua .

“Kami akan menopang mereka dan jalan sama2 dengan mereka untuk melihat bgmna menolong generasi muda OAP,” Ungkapnya

Iamenambahkan Solusi yang akan pihaknya bisa berikan sekarang adalah bagamna dalam waktu dekat membuka dialog dengan anak anak jalanan serta meminta BLK BLK untuk bisa menampung mereka, memberi pelatihan serta menyiapkan lapangan kerja agar mereka bisa bekerja dan mendapat penghasilan.

“Generasi muda terlebih khusus OAP ini yg akan pegang masa depan Papua jadii mereka harus diselamtkan dari ancaman HIV /AIDS , kita bisa berteriak tentang tanah adat harus dijaga tapi kalo tong pu generasi tra ada yang jaga nanti orang lain yang datang nikmati,”tutupnya.(VN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *