Example floating
Peristiwa

Warga Sentani Barat Bantah Klaim Haris Yoku soal Kehadiran Bupati Jayapura

56
×

Warga Sentani Barat Bantah Klaim Haris Yoku soal Kehadiran Bupati Jayapura

Sebarkan artikel ini
Petersina Selly saat menjukan rumah warga yang rusak akibat terjangan arus banjir Kali Armo, Distrik Sentani Barat.

Paraparatv.id |Sentani| — Sejumlah warga di wilayah Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, menyampaikan sanggahan terhadap klaim pemerintah daerah terkait penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana meluapnya Kali Armo.

Sebelumnya, dalam pemberitaan media disebutkan bahwa Bupati Jayapura, Yunus Wonda, telah turun langsung ke lokasi bencana di Sentani Barat dan menyalurkan bantuan beras sebanyak 1 ton untuk setiap kampung. Pernyataan tersebut juga disampaikan oleh Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yoku, pekan lalu.

---

Namun, berdasarkan keterangan warga setempat, klaim tersebut dinilai tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Petersina Selly menegaskan bahwa hingga saat ini warga belum pernah melihat kehadiran langsung Bupati di lokasi terdampak.

“Yang disampaikan itu tidak benar. Sampai hari ini kami warga di Sentani Barat belum melihat langsung Bupati turun ke lokasi bencana,” ujar Petersina saat ditemui di Sentani, Rabu (22 April 2026).

Hal senada juga disampaikan warga lain yang enggan disebutkan namanya. Ia mengungkapkan bahwa hingga kini belum ada kunjungan langsung dari Bupati maupun bantuan sebagaimana yang disampaikan dalam pemberitaan.

“Sampai sekarang belum ada Bupati turun ke sini, dan bantuan seperti yang disampaikan itu juga belum kami terima,” ujarnya, Selasa (21/04).

Warga mengaku kecewa terhadap pernyataan yang beredar di media dan media sosial karena dinilai tidak mencerminkan situasi nyata yang mereka hadapi. Menurut mereka, kondisi di Sentani Barat masih membutuhkan perhatian serius, baik dalam bentuk kehadiran langsung pemerintah maupun bantuan logistik.

Lebih lanjut, warga juga menilai bahwa klaim tersebut berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas. Pernyataan seolah-olah bantuan telah tersalurkan dinilai dapat menutup peluang masuknya bantuan dari pihak lain, seperti relawan maupun lembaga kemanusiaan, yang mengira kondisi di lapangan sudah tertangani.

Sanggahan ini sekaligus menyoroti pentingnya akurasi informasi dari pejabat publik, terutama dalam situasi darurat. Informasi yang tidak sesuai dengan kondisi lapangan dikhawatirkan dapat menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat luas.

Warga Sentani Barat pun berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan klarifikasi atas pernyataan yang telah beredar, serta mengambil langkah konkret dengan turun langsung ke lokasi terdampak.

“Harapan kami pemerintah bisa lebih jujur dalam menyampaikan kondisi yang sebenarnya, supaya penanganan bencana ini benar-benar tepat sasaran,” tambah warga.

Diketahui, Kabupaten Jayapura dalam beberapa waktu terakhir dilanda sejumlah bencana yang berdampak pada berbagai wilayah, termasuk Sentani Barat. Kondisi ini menuntut respons yang cepat, tepat, dan transparan dari pemerintah daerah agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *