Example floating
BERITAKABAR KOTA JAYAPURAPendidikanPeristiwa

Disdik Jayapura Tahan Gaji 6 Guru Tak Disiplin Sejak Awal 2026

73
×

Disdik Jayapura Tahan Gaji 6 Guru Tak Disiplin Sejak Awal 2026

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Jayapura | Dinas Pendidikan Kota Jayapura memberikan sanksi penahanan gaji terhadap enam di wilayahnya pada Januari 2026, karena tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

“Kami di Dinas Pendidikan ada enam guru yang sesuai aturan kami tahan gajinya sejak Januari 2026. Alasannya karena mereka tidak masuk kantor berhari-hari, berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, Selasa 21 April 2026.

---

Rocky menyebut tindak tegas ini menyusul langkah Wali Kota Jayapura Abisai Rollo, yang sebelumnya telah memberhentikan delapan ASN.

Dari jumlah tersebut, lima orang diberhentikan dengan tidak hormat karena pelanggaran disiplin.Dari delapan ASN yang diberhentikan oleh pemerintah kota, terdapat satu orang guru yang juga masuk dalam catatan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Jayapura.

“Hal tersebut harus menjadi pelajaran bagi para tenaga pendidik di Kota Jayapura agar lebih disiplin dan profesional dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Rocky juga mengungkapkan bahwa beberapa di antara guru sempat meminta agar pemblokiran rekening gaji mereka dibuka.

“Sebenarnya, persoalan tersebut bukan sekadar soal membuka atau menutup rekening, melainkan menyangkut tanggung jawab sebagai aparatur negara dan pendidik,” katanya.

Ia juga menyinggung soal tanggungjawab abdi negara kepada masyarakat. Apalagi Wali Kota Jayapura telah mengingatkan bahwa masa jabatan kepala sekolah tidak boleh melebihi dua periode.

“Bagaimana murid mau disiplin kalau gurunya sendiri tidak disiplin. Kita ini abdi negara yang punya tanggung jawab kepada masyarakat,” katanya.

Selain persoalan disiplin guru, Dinas Pendidikan Kota Jayapura juga mengevaluasi kinerja sejumlah kepala sekolah di Kota Jayapura. Dimana masih ada kepala sekolah yang dinilai kurang peduli terhadap kondisi sekolah.

Rocky mencontohkan soal kebersihan lingkungan sekolah hingga kelengkapan simbol negara, termasuk foto Presiden yang belum diperbarui.

“Penyegaran itu penting. Jangan sampai kepala sekolah sudah jenuh dan tidak lagi fokus mengembangkan sekolah,” sambungnya.

Ia menilai bahwa keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya ditentukan oleh prestasi siswa, tetapi juga oleh kepemimpinan kepala sekolah yang mampu membawa perubahan.“Prestasi sekolah bukan hanya karena siswanya berprestasi, tetapi karena pemimpinnya mampu membuat perubahan di sekolah,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Rocky juga menyoroti penugasan guru berstatus ASN yang bertugas di sekolah yayasan. Ia menegaskan bahwa setiap penugasan harus dilaporkan secara tertulis kepada Wali Kota melalui Dinas Pendidikan Kota Jayapura.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar pemerintah dapat memantau distribusi guru dan memastikan tidak terjadi kekosongan jam pelajaran di sekolah negeri.

“Jangan sampai guru berpindah ke yayasan tetapi meninggalkan beban jam pelajaran di sekolah negeri sehingga ada mata pelajaran yang kosong,” jelasnya. (Er)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *