Paraparatv.id | Jayapura | Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd.,M.Pd menegaskan kepala sekolah sebagai pemimpin satuan pendidikan memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi pendidikan.
Sebab, pada era digital yang berkembang pesat saat ini, transformasi pendidikan menjadi suatu keharusan guna menghasilkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
“Kepala sekolah tidak hanya sebagai pengelola manajerial, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan yang mampu mengimplementasikan pembelajaran mendalam di lingkungan sekolah,” kata Rocky dalam workshop Panitia Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 Kota Jayapura, Selasa 21 April 2026.
Rocky juga telah menekankan kepada guru agar suatu masalah siswa diselesaikan di sekolah, dan tidak sampai berurusan dengan pihak berwajib. Hal ini ditekankan, karena ini persoalan siswa masih pada masa mendidik.
“Sejauh ini, kita hanya melihat siswa yang punya kemampuan akademiknya bagus, tapi sesungguhnya kita juga harus melihat yang non akademiknya. Ini yang harus kita dorong, kenapa degrasi mental dan pembatasan Peraturan Pemerintah Nomor 17, penggunaan pembatasan penggunaan gadget. Ini membuat kita semua harus lebih peka lagi, kita harus sama-sama mendukung bagaimana anak anak punya kreatifitas ini tidak keblabalasan dan akhirnya menimbulkan persoalan di sekolah,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, Rocky juga menambahkan soal aturan sekolah yang harus menjadi acuan. Ia pun meminta setiap akumulasi pelanggaran yang dilakukan oleh siswa harus memiliki bukti dan beberapa catatan.
“Selain itu kebiasaan tentang pergaulan bebas, narkoba, ganja, dan juga merasa merokok, sekolah ini punya aturan. Jadi harus bukti sehingga begitu dikembalikan ke orang tua, bukan dikeluarkan karena sekolah itu tidak suka, tapi ada aturan yang ditegakkan,” tandasnya. (Er)



















