Paraparatv.id | Jayapura | Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persipura Jayapura, Alberto Fred Itaar, mengimbau seluruh suporter Mutiara Hitam untuk tetap berada di tribun penonton dan dilarang melempar apapun ke area lapangan selama pertandingan berlangsung.
Himbauan ini disampaikan menyusul insiden yang terjadi pada laga sebelumnya saat Persipura menjamu Persela Lamongan, di mana terjadi aksi pelemparan botol ke arah lapangan.
Akibat pelanggaran tersebut, Persipura Jayapura harus menanggung denda cukup besar sebesar Rp30 juta.
“Kemarin saat lawan Persela Lamongan terjadi pelemparan botol ke lapangan, dan akibatnya klub kami terkena denda Rp30 juta. Oleh karena itu, kami tegaskan kembali bahwa dilarang keras melakukan lemparan ke lapangan,” ujar Alberto.
Menjelang pertandingan selanjutnya melawan PSiS Semarang, Alberto berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.
Ia meminta seluruh elemen suporter dapat menjaga ketertiban dan sportivitas demi kebaikan tim.
“Menghadapi PSIS Semarang nanti, kami harap tidak ada lagi pelanggaran yang dilakukan di lapangan. Jangan sampai kita terkena sanksi yang lebih berat lagi,” tegasnya.
Suporter diimbau untuk fokus memberikan dukungan positif agar tim dapat bermain maksimal tanpa terbebani oleh masalah administrasi atau sanksi dari pihak kompetisi.(Redaksi)



















