Example floating
Politik

Sapa Warga Kampung Gerbang Sarmi, BTM Didoakan Jadi Pemimpin Papua

168
×

Sapa Warga Kampung Gerbang Sarmi, BTM Didoakan Jadi Pemimpin Papua

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Sarmi | Calon Gubernur (Cagub) Papua, Benhur Tomi Mano melakukan kunjungan di Kampung Mawesday, Distrik Bonggo Timur, Kabupaten Sarmi, pada Selasa 1 Juli 2025.

BTM sapaan akrab Cagub Nomor Urut 1 ini disambut masyarakat setempat dengan tarian adat.

Tarian adat penyambutan dilakukan sekelompok masyarakat yang terdiri dari mama-mama dan bapak-bapak Kampung Mawesday.

BTM bersama sang istri Kristhina Luluporo Mano ikut bergoyang dalam irama tifa dan tarian ada penyambutan tersebut.

Mawesday merupakan kampung pertama sebagai gerbang Kabupaten Sarmi. Ratusan masyarakat rela menunggu BTM sejak pukul 09.00 pagi.

Antusias masyarakat membuktikan dukungan kepada BTM sebagai pemimpin Papua.

Padahal BTM sempat tertunda, karena harus meresmikan dua posko yang ada di wilayah Kabupaten Jayapura.

Walaupun lama menunggu, masyarakat tidak bosan dan jenuh karena BTM adalah asli Tabi yang mereka tunggu-tunggu.

Setibanya di Kampung Mawesday, BTM melakukan tatap muka terbatas bersama masyarakat.

“Saya senang, masyarakat tetap setia walaupun menunggu sejak pagi. Kami berharap BTM harus menjadi gubernur Papua,” ucap Metu Inam, salah satu orang tua yang masuk dalam rombongan tarian adat penyambutan.

Metu bilang, Kampung Mawesday merupakan basis utama sebelum masuk ibu kota Kabupaten Sarmi. Masyarakat telah lama menanti sosok pemimpin seperti BTM.

Rasa bangga juga disampaikan Ketua LMA Kampung Mawesday, Bitsael Dabeduku yang menyambut BTM di depan pagar sekretariat.

Mengawali acara tatap muka dilakukan sinas finti yakni proses bicara kepada alam semesta kepada Tuhan dan leluhur. Prosesi ini untuk mendoakan BTM menjadi Gubernur Papua.

Pada prosesi tersebut, masyarakat serempak memekik salam kemenangan untuk Benhur Tomi Mano-Constant Karma.

Waspada Politik Uang

Sementara itu, Calon Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano mengaku terharu dengan sambutan masyarakat.

“Saya tiba, tua adat menyambut, mama mama menari. Tifa ditabuh, nyanyian kidung dikumandangkan untuk seseorang anak negeri matahari terbit matahari terbit rumah kita yang harus dijaga bersama,” ucapnya.

“Dengan pertolongan Tuhan, saya menginjak Tanah Mawesday ini dan saya meraih kemenangan,” sambungnya penuh semangat.

BTM menegaskan bahwa dirinya merupakan anak asli Tabi. Ia pun bersukacita karena telah datang ke Kampung Mawesday untuk meriah Kemenangan.

“Kemenangan itu kita harus jaga dengan baik. Mari kita pagari rumah Kita supaya jangan orang datang mencuri dan merusak rumah kita,” ajaknya.

Ia mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dengan godaan materi. Misalnya dengan kehadiran orang yang membeli suara masyarakat

“Orang lain akan datang mereka menangan dengan membawa uang 300 500 dan 1 juta untuk membeli suara bapak Ibu sekalian. Mereka kasih uang ambil saja itu berkat, tapi jangan pilih mereka tapi pilih pasangan nomor urut 1 BTM-CK,” pesannya.

BTM juga menyarankan untuk tidak mengambil uang tawaran apabila takut akan dosa. Sebab, mereka tidak akan kembali membangun kampung setelah membeli suara masyarakat.

“Bapak Ibu minta jalan mereka tidak datang membuat jalan dengan bagus. Berbeda dengan saya, saya datang tidak dengan uang, tapi dengan hati untuk melayani bapak Ibu sekalian,” tegasnya.

Ia juga menyinggung soal pemekaran Bonggo. Untuk itu, dirinya meminta masyarakat tidak ragu dengan BTM-CK

BTM bahkan menyebut pemekaran Bonggo Raya akan masuk dalam 100 hari program kerjanya sebagai Gubernur Papua.

Jamin Pendidikan Anak

Selain itu, BTM juga akan memperjuangkan anak-anak yang ingin sekolah dokter, pilot atau IPDN.

“Ada anak-anak Bonggo bisa kita kirim belajar ke universitas luar negeri dengan beasiswa. Jangan ragu dengan saya, karena sudah teruji sebagai Wali Kota Jayapura 2 periode. Kota yang begitu maju dan hal-hal yang saya buat di Kota Jayapura akan saya bawa ke Provinsi Papua,” ucapnya.

BTM juga berjanji akan membangun asrama Tabi dan asrama Saireri. Asrama tersebut dapat menampung anak-anak Bonggo yang akan bersekolah mengejar cita-cita.

BTM juga akan melanjutkan program Presiden Prabowo yakni makan sehat bergizi.

Tak hanya itu, anak-anak putus sekolah dapat melanjutkan pendidikan lewat program Paket A, B dan C.

“Jika anak-anak Sarmi yang sekolah jauh dari sekolah, kami akan siapkan bus. Begitu juga pembangunan air bersih di setiap rumah-rumah masyarakat,” ungkapnya.

Menutup orasi, BTM menegaskan akan membuka pintu kantor gubernur selebar-lebarnya untuk masyarakat.

“Kantor Gubernur adalah rumah bersama, masyarakat yang hendak bertamu silakan datang, yang menggunakan sendal kaos oblong celana pendek tidak dilarang,” pungkasnya sembari mengingatkan masyarakat mendatangi TPS mencoblos nomor 1. (Er)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *