Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BERITAPeristiwa

1.000 SK CPNS Kabupaten Keerom Diduga Palsu, tidak Terdata di Kemenpan RB

959
×

1.000 SK CPNS Kabupaten Keerom Diduga Palsu, tidak Terdata di Kemenpan RB

Sebarkan artikel ini
Welem Yoku selaku Tokoh Pemuda Perbatasan
Example 468x60

Paraparatv.id | Jayapura | Bupati Keerom diminta segera klarifikasi soal SK (Surat Keputusan) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 1000 yang diduga palsu lantaran terindikasi banyak pelanggaran administrasi.

Hal tersebut kembali disampaikan, Welem Yoku selaku Tokoh Pemuda Perbatasan kepada awak media di Jayapura, Jumat 7 Juni 2024.

“SK 1000 yang dikeluarkan oleh Bupati Keerom itu penipuan publik,” ujarnya.

Selaku kepala suku, Welem dengan tegas meminta agar Bupati Keerom segera melakukan klarifikasi.

“Kami berharap kepada Pak Bupati untuk segera klarifikasi ataupun beliau menyampaikan segala sesuatu yang benar,” tegasnya.

Lebih mirisnya lagi, Welem mengungkap bahwa para CPNS yang sudah menerima SK tersebut dan telah bekerja selama sebulan namun hingga saat ini belum mendapatkan gaji.

Bukan hanya gaji bahkan Welem menyebut, barcode dalam SK CPNS tersebut pun ditelusuri namun kosong.

“Saudara kita yang sementara ini lagi sudah beberapa bulan hampir kurang lebih 1 bulan bekerja mereka cek gaji mereka tidak ada di dalam rekening yang sudah dikasih SK maupun SK yang ditandatangani SK barcode atau SK elektronik dicek dalam barcode-nya juga tidak ada,” bebernya.

Selain itu, Welem Yoku mengaku telah mengecek langsung di Kemenpan RB di Jakarta dan menanyakan namun SK tersebut tidak ada.

Welem berharap, Bupati secara transparan menyampaikan kebenaran soal SK CPNS Formasi 1000 kepada publik.

“Bupati segera untuk klarifikasi SK 1000 supaya jangan ada tumpang tindih jangan terjadi masalah di Kabupaten Keerom. Kami tidak menginginkan hal-hal yang tidak baik terjadi di Kabupaten Keerom,” tegasnya lagi.

Welem juga menyampaikan, dalam waktu dekat Kemenpan RB bakal mengumumkan CPNS formasi 3000 kuota yang diberikan untuk kabupaten Keerom.

“Pengumuman 3 000 pegawai negeri pasca afirmasi Otsus Papua dalam waktu dekat CPNS akan diumumkan di Kabupaten Keerom,” bebernya.

Selaku tokoh pemuda perbatasan, Welem mengaku siap bertanggung jawab atas pernyataannya jika di komplain oleh Bupati Keerom terkait SK CPNS Formasi 1000 yang disebutnya palsu.

“Pertama adalah SK 1000 adalah SK pemalsuan, SK penipuan yang dilakukan oleh Bupati Keerom saya siap bertanggung jawab. Apabila ada pertanyaan ada komplain dari Bupati. Silakan tuntut saya ke Polda dengan bukti-bukti beliau, silakan. Dia (Bupati Keerom) boleh lapor, saya juga akan balik lapor beliau dengan bukti-bukti,” pungkasnya.

Diketahui, Bupati Keerom secara resmi telah menyerahkan SK CPNS Formasi 1000 tersebut pada saat HUT ke-21 Kabupaten Keerom, Selasa lalu (30/4).

Sementara itu, awak media kesulitan mengkonfirmasi serta menghubungi Bupati Keerom. Bahkan nomor HP yang pernah diberikan oleh Bupati Keerom sendiri tak aktif lagi ketika beberapa kali dihubungi.

Berita terkait SK CPNS Formasi 1000 pernah dimuat tetapi belum pernah ada klarifikasi dari Bupati Keerom terkait hal tersebut.(Nesta)

Example 300250
Example 120x600

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *