Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BERITAEkonomiPesona Papua

Promosi Pariwisata Ekonomi Papua, Festival Cendrawasih Pertama Bank Indonesia Papua di Resmi di Buka

619
×

Promosi Pariwisata Ekonomi Papua, Festival Cendrawasih Pertama Bank Indonesia Papua di Resmi di Buka

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Paraparatv.id | Jayapura | Festival Cenderawasih merupakan festival pertama Bank Indonesia Papua bersama Pemerintah Provinsi Papua memperkenalkan Pariwisata, Ekonomi Papua, menujukan UMKM Papua berkualitas, dengan mengusung tema Melalui Warisan Budaya untuk Papua yang Mendunia.

Pj. Gubernur Papua Dr. M. Ridwan Rumasukun, SE., MM membuka dengan resmi Festival Cenderawasih digelar selama 3 hari sejak tanggal 17 sampai 19 Mei di Ex Terminal PTC Entrop Jayapura, pada Jumat (17/5).

Penjabat Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun, Ridwan Rumasukun menyambut baik pelaksanaan Festival Cenderawsih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, yang telah menyelenggarakan festival ini.

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh pelaku usaha UMKM dan Pariwisata serta seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pengembangan ekonomi Provinsi Papua yang semakin kuat, berkelanjutan, seimbang dan inklusif,”ucapnya.

Lebih lanjut Ridwan mengatakan Festival Cenderawasih adalah kolaborasi antara Bank Indonesia bersama dengan Pemerintah Daerah, UMKM, Perbankan, Akademisi, Penggiat Pariwisata dan Budaya, sebagai wujud nyata sinergi antara stakeholders dan pelaku usaha yang mendorong perkembangan UMKM dan ekonomi syariah, penguatan digitalisasi, pengembangan pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru dan perluasan awareness Cinta Bangga Paham Rupiah menjadi sebuah kolaborasi yang harmoni untuk perekonomian yang berkelanjutan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman mengatakan pada Festival Cendrawasih 2024 beberapa aspek yang mempengaruhi perekonomian kerjasama Papua dari UMKM, Pelaku, sistem perbankan hingga digitalisasi.

“Terbentuknya 3 provinsi baru di Wilayah Papua tentunya mempengaruhi kondisi perekonomian Papua, Inovasi upaya mendorong sumber pertumbuhan ekonomi yang lebih beragam, menciptakan perekonomian yang lebih kuat dan berdaya tahan. Mendorong pelaku ekonomi yang lebih beragam, UMKM, Pemerintah, swasta, ekonomi berdaya tahan. Mendorong sistem ekonomi beragam termasuk keuangan syariah, Meningkatkan adopsi digitalisasi yang berwawasan lingkungan,ā€¯ucapnya(Redaksi).

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *