Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BERITA

Aspirasi Tidak Dijawab FS ASN : Kami Akan Terus Berteriak

591
×

Aspirasi Tidak Dijawab FS ASN : Kami Akan Terus Berteriak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Paraparatv.id | Jayapura | Forum Solidaritas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Orang Asli Papua (OAP) di Pemprov Papua hingga kini belum menyerah dan terus berjuang guna memperjuangkan hak-hak yang menjadi milik mereka.

Kordinator Forum Solidaritas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Orang Asli Papua (OAP) di Pemprov Papua Neles Wanimbo menegaskan, jika belum ada jawaban yang diberikan oleh Pj Gubernur Papua yakni dalam hal ini Muh. Ridwan Rumasukun dan Pj Sekda Papua Derek. Hegemur atas aspirasi para ASN ini maka pihaknya akan terus berteriak untuk memperjuangkan kesejahteraan para ASN di Provinsi Papua.

“Kami pegawai hari ini bertanya, kewajiban sebagai Gubernur atau Sekda selaku pimpinan yang merangkul seluruh SKPD harus turun dan memberikan penjelasan kepada kami, jangan menghindar seorang pemimpin harus berani bertanggung jawab, ” tegas Neles Wanimbo melalui jumpa persnya Selasa (8/5) di Jayapura.

Salah satu tuntutan yang dipertanyakan kata Neles Wanimbo seorang PJ Gubernur tidak berhak melakukan tugas melewati batas, dimana belum lama ini PJ Gubernur telah melaksanakan
pelantikan pelaksana tugas di pemerintah Provinsi.

Menurutnya, ini merupakan tindakan yang tidak benar karena yang berhak melantik dan memutasikan ASN itu hanya Gubernur Definitif.

“Jangan bikin diri seperti Gubernur Definitif, tidak ada pelantikan Eselon III, kami sementara melakukan proses pembatalan, Ini sangat merugikan pegawai OAP yang ada ini. Kemudian disini PJ Gubernur dan PJ Sekda kewenangannya terbatas, dia tidak punya hak untuk memutasikan dan melantik, ” tegas Neles.

Menurutnya, dibawah kepemimpinan Pj Gubernur dan Sekda Papua tidak bertanggung jawab dan tidak mampu menangani persoalan pemerintahan yang ada di wilayah provinsi Papua ini.

“Karena satu pejabatpun tidak muncul untuk memberikan penjelasan, kami disini butuh penjelasan karena setau saya Penjabat sementara itu mengaktifkan administrasi yang belum selesai, jadi dia tidak punya hak untuk mengatur semuanya, ” ujarnya.

Sementara itu, ditempat yang sama Ketua Solideritas ASN dan Masyarakat Papua Herri Asso juga menegaskan, beberapa pejabat yang dilantik almarhum Lukas Enembe di mutasikan oleh Pj Gubernur saat ini.

“Ini sangat keliru, Ini harus diklarifikasi dan betul-betul di tinjau kembali oleh pihak-pihak yang bersangkutan, dalam hal ini Menteri dalam Negeri bahkan KSN harus menjawab jangan semaunya saja memutasikan orang karena itu pejabat Definitif yang punya kewenangan, ” ujarnya.

Ia menilai PJ gubernur dan PJ sekda tidak mampu untuk menangani birokrasi yang adaada karena sampai sekarang tidak mau memberikan alasan kepada ASN.

“Berikan jawaban yang tepat, biar kamipun puas kalau tidak ada jawaban kami akan berteriak terus ini menyangkut kesejahteraan pegawai negeri sipil secara keseluruhan karena pimpinan tidak bertanggung jawab kami akan berteriak terus dan birokrasi akan kacau saya pastikan itu, ” tegas Herri Asso.*(TS)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *