Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BERITAKABAR SENTANI

Gerakan Pangan Murah 2024, Triwarno Purnomo Imbau Distributor Tidak Tahan Stok Barang

50
×

Gerakan Pangan Murah 2024, Triwarno Purnomo Imbau Distributor Tidak Tahan Stok Barang

Sebarkan artikel ini
Pj Bupati Jayapura, Triarno Purnomo saat meninjau jualan dalam rangka Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menjelang bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024 M dengan berbelanja kebutuhan bahan pokok yang tersedia di sejumlah stand dalam kegiatan GPM 2024, yang berlangsung di Lapangan Apel Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu, 6 Maret 2024
Example 468x60

Paraparatv.id | Sentani | Melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Pemerintah Kabupaten Jayapura menjadi salah satu kabupaten yang turut serta menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Tahun 2024.

Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar selama sehari di Lapangan Apel Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu, 6 Maret 2024.

“Respon dan animo masyarakat sangat tinggi dalam kegiatan pembukaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Bupati Jayapura. Hal ini menunjukkan bahwa kita di dalam melakukan gerakan pangan murah ini harus lebih siap lagi,” kata Triwarno Purnomo kepada wartawan usai pembukaan GPM, di Lapangan Apel Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Triwarno mengaku, respon dan animo masyarakat dalam memanfaatkan GPM di Kabupaten Jayapura sangat luar biasa sekali. Hal ini terlihat dengan banyaknya pengunjung atau masyarakat yang datang dan berbelanja di setiap stand GPM 2024.

“Saya sampaikan terima kasih untuk semua kolaborasi yang dilaksanakan pada kegiatan ini. Baik pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, Badan Pangan dan para distributor, penjual dan juga kepada masyarakat yang telah berpartisipasi pada hari ini,” ucapnya.

Penyelenggaraan GPM 2024 ini, kata Triwarno, dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan menjelang bulan Suci Ramadhan 1445 H/2024 M.

“Sehingga yang paling penting adalah kita berharap dengan gerakan pangan murah ini pasokan dan harga pangan kita stabil dan tentu saja berdampak pada pengendalian inflasi nasional. Juga Kabupaten Jayapura secara khusus,” terang Triwarno Purnomo yang pernah menjabat sebagai Pjs Bupati Asmat ini.

“Jadi, ini tidak bisa kita dari pemerintah daerah bekerja sendiri. Tetapi, dihasilkan dari kolaborasi yang baik bagi kita semua, untuk kita sama-sama bisa siaga terhadap ketersediaan pangan, siaga terhadap keterjangkauan harga dalam rangka pengendalian inflasi. Sehingga kerja-kerja kolaborasi ini perlu dan terus dilaksanakan seperti berkolaborasi dengan para distributor,” ucapnya menambahkan.

Menjelang bulan suci Ramadhan dan juga dalam menghadapi Hari Raya Idhul Fitri 1445 H/2024 M, Bupati Triwarno juga meminta kepada para distributor jangan menahan stok barang, karena ini bisa menimbulkan Panic Buying. Untuk itu, ketersediaan pangan maupun keterjangkauan harga dalam rangka pengendalian inflasi harus dibutuhkan kerja-kerja kolaborasi bersama.

“Kepada distributor, saya harapkan dalam menjelang bulan Ramadhan dan memasuki masa lebaran itu, distributor diminta untuk tidak menahan stok. Sehingga harga-harga bahan pangan tetap stabil,” pintanya.

“Terkait ini juga, tim pengendali inflasi daerah dan juga satgas pangan diharapkan ada dalam kolaborasi ini untuk menjaga semuanya. Kemudian, komitmen untuk tetap menjaga ketersediaan pangan dan keterjangkauan harga ini, marilah kita secara bersama tingkatkan terus kolaborasi ini,” tambahnya.

Untuk menjamin kebutuhan pangan di Kabupaten Jayapura tetap aman, pihaknya minta kepada semua komponen untuk memanfaatkan pekarangan rumah agar bisa dimanfaatkan dengan baik, diolah dengan baik termasuk juga kelompok tani bisa ikut membantu melakukan penanaman komoditi pertanian. Supaya di Kabupaten Jayapura tidak selalu mengandalkan kiriman dari luar.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Jayapura Suliyono menyampaikan, bahwa kegiatan GPM ini dilaksanakan dalam rangka menjelang bulan Suci Ramadhan dan menghadapi Hari Raya Idul Fitri 2024, sehingga masyarakat banyak membutuhkan kebutuhan bahan pokok dan barang lainnya dapat tersedia dengan harga terjangkau.

Lanjutnya kata Suliyono, bahwa pihaknya telah melakukan kerjasama dengan Bulog, para distributor bahan pokok, Alfamidi, Irian Jaya Sentosa (IJS) dan Id Food, termasuk kelompok tani, serta stakeholder lainnya. “Di mana, soal harga yang dijual tentu lebih murah dibanding di pasaran dan supermarket-supermarket seperti harga beras bulog, harga beras merek Kano, telur dan lainnya,” tukas Suliyono. (Fan)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *