Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
KABAR KOTA JAYAPURA

Pemkot Jayapura Gelar Uji Publik Rancangan Perda Stunting

389
×

Pemkot Jayapura Gelar Uji Publik Rancangan Perda Stunting

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Paraparatv.id | Jayapura | Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura melalui Dinas Kesehatan Setempat menggelar kegiatan Uji Publik Rancangan Perda Stunting Kota Jayapura, di salah satu Hotel di Jayapura, Papua. Jumat (26/1/2024).

Penjabat (Pj) Sekda kota Jayapura, Robby Kepas Awi, sekaligus membuka kegiatan, dalam sambutan Pj. Wali Kota Jayapura mengatakan Pemenuhan gizi merupakan salah satu indikator utama pembangunan kesehatan di Indonesia dan termasuk kota Jayapura dalam terwujudnya sumber daya manusia yang berdaya saing dan berkualitas tinggi.

“Terlepas dari persoalan kesehatan itu sendiri perlu dilakukan suatu kajian untuk memetakan persoalan kesehatan dan mulai melaksanakan dalam suatu kebijakan,” Ucapnya

Ia menambahkan Menindaklanjuti Peraturan Presiden tentang gerakan nasional dalam perjalanan penyusunan regulasi ini pastinya telah melibatkan banyak pihak termasuk para ahli kesehatan akademisi organisasi masyarakat serta semua lapisan masyarakat di kota Jayapura.

“Untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang diambil benar-benar relevan dan efektif maka diperlukan uji publik, saya sangat mengapresiasi kontribusi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan uji publik pada hari ini, sehingga pembentukan Perda dapat senantiasa responsif terhadap kepentingan masyarakat karena Perda tentang stunting yang akan dilahirkan harus dikaji secara ilmiah, mendalam, lengkap dan menyeluruh baik secara teoritis serta praktek empirik yang terjadi di masyarakat, “pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari mengatakan
rancangan Perda stunting Kota Jayapura setelah berkonsultasi dengan provinsi bahwa tidak ada perubahan dari rancangan Perda stunting.

“Dalam uji publik ini sekaligus sosialisasi mengenai rancangan Perda stunting kita, mengingat angka stunting di kota Jayapura yang masih tinggi di tahun 2023 berdasarkan laporan elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (e-PPGBM), Tahun 2023 angka stunting di Kota Jayapura sebesar 13,78 persen hal ini terjadi peningkatan daripada masyarakat atau anak-anak yang diukur untuk stuntingnya yaitu sebanyak 18.838 dan ditemukan angka stunting sebanyak 2.335 anak stunting di kota Jayapura dan tentunya hal ini tidak menggambarkan yang sebenarnya karena masih ada sekitar 7.000 target dan sasaran kami untuk bayi balita yang diukur seharusnya adalah 25.351 anak atau bayi balita,”jelas Ni Nyoman

“Namun yang baru diukur adalah 18.838 anak sehingga kemungkinan masih ada juga penambahan stunting di 7000 anak lainnya yang belum datang keposyandu untuk diukur,”pungkasnya.

Ia berharap ketika perda stunting ini nantinya diberlakukan sehingga tidak ada lagi anak yang tidak memiliki kesempatan untuk diukur atau dinilai apakah stunting atau tidak sehingga semua orang tua membawa anaknya datang ke Posyandu Posyandu yang ada di wilayah masing-masing. Untuk jumlah posyandu yang ada di Kota Jayapura sebanyak 220 posyandu yang ada di kota jayapura. (VN)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *