Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BERITAKABAR KOTA JAYAPURAKABAR SENTANIParapara Kuliner

1000 Jenis Makanan Berbahan Sagu, Bakal Ditampilkan di Acara Colo Sagu

254
×

1000 Jenis Makanan Berbahan Sagu, Bakal Ditampilkan di Acara Colo Sagu

Sebarkan artikel ini
Penggagas Kegiatan Colo Sagu yang juga Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W. A. Maclarimboen dan Ketua Panitia Pelaksana Teknis Michael J. Yerisetouw Bangkitkan Pangan Lokal, Polres dan Pemkab Jayapura Akan Gelar 'Colo Sagu'
Example 468x60

Paraparatv.id | Sentani | Polres Jayapura berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Jayapura dan stakeholder lainnya bersiap bangkitkan pangan lokal berupa penyajian berbagai jenis makanan olahan berbahan sagu dengan tajuk acara Colo (celup) Sagu, yang akan digelar pada Jumat, 26 Mei 2023 dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2023.

“Target kita kurang lebih 1.000 buah yang terdiri dari beberapa jenis penganan olahan berbahan sagu seperti Sagu Forno, sinole dan Sagu pisang, ya ada tiga jenis varian sagu yang akan ditampilkan. Jadi, kitong fokusnya ke sagu bakar,” kata Panitia Pelaksana Michael J. Yerisetouw, ketika memberikan keterangan kepada wartawan, di Cafe Lokal Kultur Papua (LKP), Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu, 24 Mei 2023.

Michael Yerisetouw menjelaskan, kegiatan (Colo Sagu) itu diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional 2023, dengan mengangkat tema ‘semangat Kebangkitan Nasional, kita bangkitkan Pangan Lokal’.

“Jadi, kegiatan ini kita buat untuk mengajak kembali masyarakat kembali kepada dasar hidup kita atau landasan hidup orang Papua itu makanan pokoknya sagu. Bahkan kalau kita baca sejarah, Nusantara sejak dulu sebelum masuknya beras dari India itu sagu yang menguasai seluruh Nusantara. Ada perjalanan sejarah yang panjang dan sagu itu penting untuk kehidupan kita,” jelasnya.

Tujuan dari acara ‘Colo Sagu’ itu, selain menggerakkan masyarakat kembali pada dasar hidup, juga untuk melestarikan, menjaga dan mengembangkan Sagu.

“Kegiatan ini sebenarnya berawal dari saat kitong ngopi-ngopi dan akhirnya muncullah ide untuk membuat kegiatan ini. Pertama, waktu bersama-sama (duduk) dengan pak Kapolres, kita melihat kondisi masyarakat yang sudah jarang menjual sagu. Kalau kitong angkat ke konteks yang lebih besar seperti krisis ekonomi atau resesi yang terjadi saat inikan pasti berdampak,” bebernya.

“Kalau kitong mau bilang ketahanan negara yang paling kuat itu sebenarnya ketahanan energi dan pangan. Nah, sagu ini sebenarnya adalah suatu lumbung pangan yang sudah mulai dilupakan oleh kita semua,” sambung pria yang juga Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan Colo Sagu ini.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W. A. Maclarimboen mengatakan, kegiatan Colo (Celup) Sagu ini melibatkan kelompok mama-mama dan kelompok UMKM Papua.

“Semua makanan berbahan sagu dengan berbagai macam varian. Untuk yang berpartisipasi dalam kegiatan ini cukup banyak, ada pihak PHRI Kabupaten Jayapura, sejumlah maskapai penerbangan dan juga pihak perbankan. Tentunya, harapan kami ketika kegiatan ini berjalan sukses, kedepannya dalam rangka memperingati Hari Sagu nanti kami akan buat lagi yang lebih baik untuk mengenang bagaimana cara pengolahan sagu dengan baik,” tukas AKBP Fredrickus Maclarimboen yang juga penggagas dari kegiatan tersebut. (Irf)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *