Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BERITAPeristiwa

Warga Pegunungan Bintang Mulai Menyelamatkan Diri Ke Jayapura

×

Warga Pegunungan Bintang Mulai Menyelamatkan Diri Ke Jayapura

Sebarkan artikel ini
Pengungsi Pegunungan Bintang saat di turunkan dari pesawat Hercules di Mako Lanud TNI AU Silas Papare Jayapura, Kamis,13 Januari 2023
Example 468x60

Paraparatv.id | Sentani | Sudah sepekan terjadi gangguan keamanan di wilayah Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, oleh Kelompok Separatis Teroris (KST) menyebabkan banyak masyarakat memilih untuk mengungsi demi menyelamatkan diri.

Tidak saja mencari perlindungan ke tempat yang lebih aman, seperti Pos TNI atau Polisi, bahkan banyak yang memilih keluar Tolikara untuk menyelamatkan diri ke Jayapura, meninggalkan semua harta benda mereka.

Salah satu perwakilan kerukunan yang hadir adalah Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Jayapura.

Pembina IKT Kabupaten Jayapura Ismail Mambi, Jumat (13/1/2023) mengatakan dirinya datang untuk melihat apakah ada anggota keluarga Toraja yang ikut dalam rombongan pengungsi.

“Kita belum tau lagi ada berapa yang akan turun dengan Hercules hari ini, kalau kemarin sudah ada beberapa yang turun dan sudah diterima keluarga mereka,” ungkapnya.

Dikatakan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan IKT Provinsi, untuk melakukan antisipasi kedatangan pengungsi.

“Jadi kita hadir untuk menjemput kalau ada keluarga yang turun yang kebetulan tidak ada tempat, tidak ada keluarga disini rencananya kalau dalam jumlah banyak akan kami bawa ke Tongkonan di Kotaraja, Kota Jayapura,” katanya.

Namun belum dapat dipastikan berapa banyak anggota kerukunan yang akan ikut mengungsi

“Tapi informasinya hari ini ada beberapa flight yang akan turun dari Tolikara dan Oksibil,” tambahnya.

Dari pantauan kami di Base Ops Lanud Silas Papare, para pengungsi flight pertama turun sekira jam 9.30 WIT menggunakan pesawat Cassa CN 235 milik TNI-AU dengan No Lambung A-2307.

Kebanyakan dari para pengungsi ini adalah perempuan dan anak-anak.

Untuk diketahui, sejak 7 Januari lalu, kelompok ini terus melakukan aksi teror dengan menyerang aparat, menembak pesawat, membakar sekolah dan membakar kantor pemerintahan di Oksibil, ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang. (RZR)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *