Mathius Awaitouw: Budaya Tak Bisa Diabaikan

Pentas Seni Budaya SMP N 2 Jayapura, (Kamis (17/2/2022). (Foto: Febri)
banner 120x600

Paraparatv.id | Sentani | Pentas seni menampilkan budaya Papua, yang diwariskan dan berasal dari Tuhan karena itu budaya tidak bisa diabaikan. Hal ini ditegaskan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw saat menghadiri kegiatan pentas seni di halaman SMP Negeri 2 Sentani, Kamis (17/2/2022).

Bupati Awoitauw bangga visi misi pemkab jayapura bisa diterjemahkan dan memberi ruang untuk anak-anak SMP Negeri  2 berekspresi. Dikatakannya sesuai dengan program  yang  dicanangkan bahwa kabupaten jayapura merupakan zona integritas kerukunan dari berbagai suku.

“Karena itu ini salah satu bentuk bagaimana  mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai yang baik,karakter yang baik pada anak-anak. Kemanapun mereka akan melanjutkan pendididkan namun apa yang di pentaskan tersebut  akan menjadi kekuatan di  manapun mereka berada,” kata Mathius Awoitauw.

Bupati Jayapura Mathius Awaitouw. (Foto: Febri)

Pihaknya meminta setiap sekolah di Kabupaten Jayapura dapat memberikan ruang kegiatan seni untuk mengekspresikan tentang budaya mereka masing-masing. “Terima kasih untuk seluruh kepala sekolah yang hadir, untuk waktu mendatang saya berharap bisa menggelar pentas seni akbar,” ujarnya.

Ancaman dan tantangan besar saat ini selain COVID-19 adalah, kata Bupati, ancaman media sosial dengan kemajuan teknologi saat ini, anak-anak mulai dari tingkat TK hingga SMA telepon seluler menjadi suatu budaya yang luar biasa.

“Ini adalah tantanganan, karena itu seni dan budaya yang diitampilkan dalam pentas seni perlu ditanamkan dan dan diajarkan  keunggulan dan keunikan yang mereka miliki sehingga dengan teknologi  handphone (telepon seluler) yang mereka miliki bisa mereka gunakan untuk hal yang positif dan membanggakan tentang karya seni mereka,” ujarnya.

Kehadiran Bupati Jayapura Mathius Awoitauw berserta rombongan pada pentas seni  SMP Negeri 2 Sentani tersebut sekaligus dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) SMP Negeri 2 Jayapura. (FB/ITH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *