Pelindo: Tidak Ada Penumpukan Kontainer LPG di Pelabuhan

banner 120x600

Paraparatv.id | Jayapura | Adanya penyataan keterlambatan pembongkaran kontainer LPG di pelabuhan Jayapura mendapatkan tanggapan keras dari General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Cabang Jayapura, Sonny Uktolseya.

Saat dikonfirmasi Sonny menegaskan bahwa kedua kapal pembawa LPG ketika sandar langsung bongkar dan selanjutnya langsung diantar ke pemilik barang.

Berikut kutipan keterangan tertulis sesuai dengan Whatsapp yang diterima paraparatv.id:

Tidak benar. Karena Selama bulan November 2021 ini hanya 2 unit Kapal yang mengangkut Muatan LPG ke Jayapura yang diageni oleh Pelayaran PT Temas Shipping :

a)       Kapal Pertama yang masuk kepalbuhan Jayapura adalah Kapal KM. Belik Mas dengan membawa 19 box Kontainer ukuran 20 feet berisi LPG, Masuk dan Sandar di Pelabuhan Jayapura tanggal 16/11/2021 dan keluar tanggal 17 Nov 2021 atau hanya melakukan kegiatan bongkar muat kurang lebih 24 Jam (1 hari) saja untuk seluruh petikemas yang di bongkar  dihari yang sama 19 box Kontainer LPG langsung di delivery ke Pemilik Barang.


b)      Kapal Pedua yang masuk ke pelabuhan Jayapura adalah Kapal KM. Telaga Mas dengan membawa 18 box container 20 feet berisi LPG  Masuk dan Sandar di Pelabuhan Jayapura tanggal 19/11/2 keluar tanggal 20/11/21 2021 atau hanya melakukan kegiatan bongkar muat kurang lebih 24 Jam saja untuk seluruh petikemas yang di bongkar  dihari yang sama 19 box Kontainer LPG langsung di delivery ke Pemilik Barang.


c)       Kalau hanya 18 s.d 19 box kontainer saja hanya membutuhkan waktu kurang lebih 1 s.d 2 jam untuk bongkat kontainer LPG dimaksud.  

d)      Dari 18 dan 19 box kontainer LPG dimaksud, setelah proses bongkar langsung keluar/delivery ke pemilik barang dari lapangan penumpukan petikemas di pelabuhan Jayapura di waktu dan hari yang sama dan di lakukan oleh ekspedisi/JPT. Jadi tidak ada kontainer berisi LPG yang ditumpuk/bermalam di dalam area pelabuhan.

1.       Bahwa terkait apa yang di sampaikan oleh Unit Manager Communication, Relations and CSR Marketing Operation Region (MOR) VIII Pertamina, Sdr. Edi Mangun, di Media lainnya, tbahwa adanya antrean yang cukup lama untuk menunggu kapal sandar kurang lebih seminggu dan kegiatan bongkat Kontainer LPG yang lama di pelabuhan adalah pernyataan yang tidak benar bahkan cenderung asal saja dalam pemberitaan, Pelindo Jayapura punya data yang valid untuk membantah pernyataan dimaksud, sebagaimana penjelasan point 1 diatas, karena yang bersangkutan tidak paham soal kegiatan operasional kepelabuhanan.

a)       Kronologis kedatangan Kapal KM. Belik Mas :

1)      KM. BELIK MAS, tiba di Pelabuhan Jayapura tanggal 15 Nov 2021 dan berlabuh karena ada kegiatan Kapal Lain dan tanggal 16 Nov 2021 sandar di Pelabuhan Jayapura selanjutnya nelakukan kegiatan bongkat muat setelah itu berangkat tgl 17 Nov 2021 (hanya 2 hari).

b)      Kronologis kedatangan Kapal KM. Telaga Mas :

1)      KM. TELAGA MAS tiba tgl 19 Nov 2021 dan langsung sandar dan melakukan kegiatan bongkat muat, setelah itu berangkat tgl 20 Nov 2021 ( hanya 2 hari).

2.       Solusinya seperti apa kedepannya

Bongkaran Tabung Gas LPG merupakan jenis barang berbahaya, sehingga pada saat bongkar dari kapal menjadi prioritas pertama di bongkar dan langsung keluar dari area penumpukan petikemas (delivery) ke pemilik barang. Intinya  untuk barang2 yang bersifat konsumsi masyarakat/sembako termasuk tabung LPG menjadi prioritas kami untuk di bongkar dan tidak menumpuk lama di pelabuhan Jayapura.

 

3.       Informasi tambahan bahwa biasanya 1 unit Kontainer 20 feet membawa 223 tabung LPG  12 Kg  untuk penggunaan masyarakat (18 unit Kontainer x 223 atau = kurang lebih 4.000­-an tabung LPG),  sedangkan untuk tabung LPG 50 Kg hanya di muat dalam 1 unit kontainer 20 feet sebanyak 52 tabung LPG untuk kebutuhan hotel dan restaurant. Untuk data dan penjelasan lebih lengkap dapat menghubungi pelayaran PT Tempuran Emas Shipping.

 

4.       Harapan saya, kedepannya agar pemberitaan yang di lakukan oleh Media seperti ini, harus lengkap dengan data dan fakta supaya tidak membingungkan masyarakat, Perencanaan pengiriman LPG ke Jayapura juga menjadi perhatian serius Instansi terkait yang berkepentingan termasuk pemilik barang, jangan LPG sudah kosong baru menjadi berita.
(*/Sri)

Respon (2)

  1. Betul sekali yang dikatakan GM pelindo jayapura, karena pelayanan bongkar barang disana saya rasa cepat sekali.untuk kelangkaan mgkn dijalur distribusi yang bermasalah.pelindo jayapura bagus sekali pelayananya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *