Kejaksaan Yapen Musnahkan Ratusan Barang Bukti

Pemusnaan barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum untuk di musnahkan. (HB)
banner 120x600

Paraparatv.id | Serui | Kejaksaan Negeri Kepulauan Yapen gelar pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (Incraht). Selasa (2/11/2021).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Serui, di hadiri Kapolres Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahmi.S.H., S.I.K dalam hal ini Kasat Narkoba Polres Kepulauan Yapen ipda Zainudin Abubakar, S.Sos,SH dan perwakilan Polres Waropen Kasat Narkoba Iptu Yuli Wahono serta para Jaksa.

Untuk pemusnahan barang bukti narkoba jenis ganja dimusnakan dengan cara dibakar sedangkan barang bukti senjata tajam dari hasil tindak pidana kejahatan dimusnakan dengan cara dipotong-potong.

Mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Yapen , Kasi Intel Alfisius Sombo.S.H mengemukakan Pemusnahan barang bukti ini hasil kerjasama antara penegak hukum yakni dari penyidik penuntut umum sampai tahap persidangan.

“Dari tahap penyidikan penuntutan dan persidangan yang mana perkara-perkara tersebut sudah mempunyai kekuatan hukum tetap dengan total 35 perkara serta ratusan barang bukti. ungkap Alfisius.

Lanjutnya selaku Jaksa penuntut umum pihaknya mempunyai kewenangan sebagai eksekutor yang mana dapat melakukan eksekusi terhadap orang maupun barang.

Dikatakan pihaknya yang membawahi dua wilayah yakni kabupaten kepulauan Yapen dan Waropen, Dari penanganan perkara ini kasus menonjol adalah perkara narkotika dengan jumlah barang bukti ganja dan sabu-sabu cukup tinggi selain perkara pencurian maupun kejahatan juga miras.

“Ini menjadi perhatian kita bersama karena para pelakunya rata-rata masih muda dan menjadi tanggung jawab kita juga dalam penangan narkotika ini agar kita lebih memberikan perhatian kepada mereka sebagai generasi penerus bangsa untuk terhindar dari barang haram ini” ujarnya.

Sementara itu Kasi PB3R ( Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan ) Dicky Martin Saputra ,SH mengatakan sejumlah barang bukti ini diperoleh sejak tanggal 1 Januari 2021 s/d 1 September 2021 dari 35 perkara yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap.(HB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *