Ketiga Paslon Bupati Hadiri Deklarasi Kampanye Damai Pilkada 2020 Di Keerom

0
51
Suasana Kampanye Dami Pilda Keerom Tahun 2020, yang dihadiri 3 pasalon Calon Bupati dan wakil bupati keerom

Penulis : Nees Makuba

Paraparatv.id | Keerom |Tiga pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati konstetan Pilkada di Kabupaten Keerom kamis, 8 Oktober 2020  mengikuti Deklarasi Kampanye damai di Halaman Kantor KPU Kabupaten Keerom.

Kampanye Damai sebagai pembukaan start Kampanye yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten keerom tersebut di laksanakan sesuai protokol kesehatan yang di tetapkan KPU.

Ketua KPU Kabupaten Keerom, Melianus Gobay mengatakan, Deklasrasi Kampanye damai yang di gelar KPU Kabupaten Keerom sebagai bagian dari tahapan Pilkada yang telah di jadwalkan KPU, tetapi tetap menjaga protokol kesehatan sekaligus sebagai sarana edukasi sosialisasi kepada masyarkat keerom bahwa Tahapan Pilkada sudah di mulai.

Gobai bahkan menyapaikan meski di tengan wabah pandemi covid-19 namun dirinya optimisi Pilkada 9 Desemeber 2020 di Kabupaten Keerom dapat berjalan dengan damai

“Sesuai dengan protokoler kesehatan untuk wajib hukumnya , bagi semua pasangan calon, Timses untuk mencegah covid-19 agar tidak muncul klaster baru,“ pesan Ketua KPU Melianus Gobay.

Gobai juga menyampaikan bahwa pemilihan  Bupati dan Wakil Bupati merupakan momentum penting kebangkitan Demokrasi di Kabupaten keerom, untuk memperkuat demokrasi di tingkat lokal pilkada merupakan mekanisme untuk melahirkan pemerintahan daerah yang mampu menciptakan akuntabilitas daerahnya

“Kesetaraan hak warga dalam berpolitik nyata ,sarana pemanfatan demokrasi lokal ada hal penting yang akan kita lalui bersama, “ ujarnya.

Lanjut Gobai tanggal 26 september semapai 5 desemebr masa kampanye bagi pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Keerom, dimana kampnye adalah ajang konstetasi gagasai ide antara kandidat ,sehingga gobai meminta kepada para pemilih dan masyarakat untuk menghilangkan perilaku Politk uang di tengah masyarakat agar mendapatkan pemimpin yang bersih dan jujur .

Pejabat Bupati Keerom Ridwan Rumasukun berharap deklarasi Kampanye damai yang di gelar oleh KPU Kabupaten Keerom pada tahapan pildak ini dapat menciptakan pilkada yang sehat

”Kalau damai saja tetapi tidak sehat ada masalah warga kita yang terpapar pada saat penyelenggaraan pilkada, “ imbuhnya .

Ridwan Rumasukun berpesan agar semua memahami dan menjalankan apa yang di sampaikan oleh KPU, Polres dan Bawaslu. Asisten 2 Sekda Provinsi Papua ini bahkan berharap kepada ketiga pasangan calonn untuk berjiwa besar dalam mengikuti semua tahapan Pilkada, sehingga semua dapat saling mendukung jika salah satu paslon menjadi pemenang Konstetasi Pilkada 9 desemeber mendatang.

“ Jika ada salah satu calon yang menang, baik  satu ,dua , atau tiga kita semua wajib mendukung itu yang akan tercipta damai di tempat ini, “ tandasnya.

Ketiga pasangan calon diminta untuk menjaga kesehatan selama dua bulan Kampanye hingga menuju pada puncak pemilihan yang natinya dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.

Ketiga pasanagn Calon yang hadir Yakni Pasangan Nomor urut 1. Muhamad Markum- Malensius Musui, SH, MH, Pasangan nomor urut 2. Pieter Gusbager –Wafir Kosasih, dan pasangan Nomor Urut 3. Yusup Wali – Hadi Susilo.

Acaranya Deklarasi Kampanye damai tersebut juga dihadiri oleh Pejabat Bupati Keerom, Ketua KPU Keerom, Ketua Bawaslu Keerom, Kapolres Keerom serta kualisi partai pengusung.(*)

Paraparatv.id | Keerom |Tiga pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati konstetan Pilkada di Kabupaten Keerom kamis, 8 Oktober 2020  mengikuti Deklarasi Kampanye damai di Halaman Kantor KPU Kabupaten Keerom.

Kampanye Damai sebagai pembukaan start Kampanye yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten keerom tersebut di laksanakan sesuai protokol kesehatan yang di tetapkan KPU.

Ketua KPU Kabupaten Keerom, Melianus Gobay mengatakan, Deklasrasi Kampanye damai yang di gelar KPU Kabupaten Keerom sebagai bagian dari tahapan Pilkada yang telah di jadwalkan KPU, tetapi tetap menjaga protokol kesehatan sekaligus sebagai sarana edukasi sosialisasi kepada masyarkat keerom bahwa Tahapan Pilkada sudah di mulai.

Gobai bahkan menyapaikan meski di tengan wabah pandemi covid-19 namun dirinya optimisi Pilkada 9 Desemeber 2020 di Kabupaten Keerom dapat berjalan dengan damai

“Sesuai dengan protokoler kesehatan untuk wajib hukumnya , bagi semua pasangan calon, Timses untuk mencegah covid-19 agar tidak muncul klaster baru,“ pesan Ketua KPU Melianus Gobay.

Gobai juga menyampaikan bahwa pemilihan  Bupati dan Wakil Bupati merupakan momentum penting kebangkitan Demokrasi di Kabupaten keerom, untuk memperkuat demokrasi di tingkat lokal pilkada merupakan mekanisme untuk melahirkan pemerintahan daerah yang mampu menciptakan akuntabilitas daerahnya

“Kesetaraan hak warga dalam berpolitik nyata ,sarana pemanfatan demokrasi lokal ada hal penting yang akan kita lalui bersama, “ ujarnya.

Lanjut Gobai tanggal 26 september semapai 5 desemebr masa kampanye bagi pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Keerom, dimana kampnye adalah ajang konstetasi gagasai ide antara kandidat ,sehingga gobai meminta kepada para pemilih dan masyarakat untuk menghilangkan perilaku Politk uang di tengah masyarakat agar mendapatkan pemimpin yang bersih dan jujur .

Pejabat Bupati Keerom Ridwan Rumasukun berharap deklarasi Kampanye damai yang di gelar oleh KPU Kabupaten Keerom pada tahapan pildak ini dapat menciptakan pilkada yang sehat

”Kalau damai saja tetapi tidak sehat ada masalah warga kita yang terpapar pada saat penyelenggaraan pilkada, “ imbuhnya .

Ridwan Rumasukun berpesan agar semua memahami dan menjalankan apa yang di sampaikan oleh KPU, Polres dan Bawaslu. Asisten 2 Sekda Provinsi Papua ini bahkan berharap kepada ketiga pasangan calonn untuk berjiwa besar dalam mengikuti semua tahapan Pilkada, sehingga semua dapat saling mendukung jika salah satu paslon menjadi pemenang Konstetasi Pilkada 9 desemeber mendatang.

“ Jika ada salah satu calon yang menang, baik  satu ,dua , atau tiga kita semua wajib mendukung itu yang akan tercipta damai di tempat ini, “ tandasnya.

Ketiga pasangan calon diminta untuk menjaga kesehatan selama dua bulan Kampanye hingga menuju pada puncak pemilihan yang natinya dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.

Ketiga pasanagn Calon yang hadir Yakni Pasangan Nomor urut 1. Muhamad Markum- Malensius Musui, SH, MH, Pasangan nomor urut 2. Pieter Gusbager –Wafir Kosasih, dan pasangan Nomor Urut 3. Yusup Wali – Hadi Susilo.

Acaranya Deklarasi Kampanye damai tersebut juga dihadiri oleh Pejabat Bupati Keerom, Ketua KPU Keerom, Ketua Bawaslu Keerom, Kapolres Keerom serta kualisi partai pengusung.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here