Belum Terpenuhinya Kuota 80% OAP Pada Hasil Test CPNS 2018, Di Intan Jaya; Ini Penjelasan Bupati Natalis Tabuni

0
216
Bupati Intan Jaya (tengah) usai pelaksanaan HUT RI ke 75 tahun tingkat kabupaten Intan Jaya, 17 agustus 2020

Penulis : Redaksi

Intan Jaya |Paraparatv.id | Bupati Kabupaten Intan Jaya, Natalis Tabuni mengungkapkan, dalam menyikapi kebijakan pemerintah menyangkut kepentingan publik, terkait hasil test CPNS formasi 2018 di Kabupaten Intan Jaya, dirinya mengakui, hasil kelulusannya murni sesuai kemampuan dari masing-masing pelamar.

Lanjut Bupati Natalis, bila kemudian terjadi pro dan kontra, menurutnya itu hal yang wajar. Selain itu, dalam menyikapi hasil test tersebut, Bupati mengingatkan masyarakat agar tetap tenang, tidak terprovokasi dan melakukan kegiatan-kegiatan yang meresahkan orang banyak.

Sesuai kesepakatan bersama terkait kuota penerimaan CPNS untuk formasi  2018, di semua Kabupaten dan Kota di Papua, perbandingannya yaitu 80% untuk Orang Asli Papua, dan 20% diberikan kepada Putra-Putri Non Papua.

“Keputusan ini juga berlaku untuk Kabupate Intan Jaya, “Jelas Bupati Natalis Tabuni.

Dari jumlah kuota 80% untuk Orang Asli Papua, di wilayah Intan Jaya, hanya dapat terpenuhi 78.25%, tersisa 1.85% yang merupakan kuota yang belum terisi.

Sisa kuota yang belum terpenuhi ini, terdapat pada bidang Eksakta dan bidang Kesehatan. Pada bidang Eksakta, meliputi guru Matematika, guru Fisika, guru Kimia, dan guru Biologi. Belum terisinya bidang-bidang tersebut karena tidak ada pendaftar Orang Asli Papua.

Sedangkan untuk bidang Kesehatan, Dokter umum, Dokter Spesialis, Apoteker, dan Farmasi,  juga tidak terdapat pendaftar Orang Asli Papua.

Hal ini yang menyebabkan target 80% Orang Asli Papua, hanya dapat terealisasi sebesar  78, 25% saja.

Sementara pada bidang sosial berijazah Sarjana maupun SMA, jumlah pendaftar dan jumlah kelulusan Orang Asli Papua sesuai hasil tes murninya, telah memenuhi kuota yang ada, bahkan menurut bupati Natalis Tabuni, jumlah pendaftar pada bidang sosial, jauh melebihi jumlah kuota yang tersedia.

Bupati Natalis Tabuni, menambahkan bagi pelamar yang belum diterima pada formasi 2018, untuk dapat bersabar, dan terus belajar mempersiapkan diri, agar menjadi lebih siap pada penerimaan untuk formasi 2019-2020.

“Kami berencana untuk meminta tambahan formasi CPNS pada tahun anggaran 2019 dan 2020, pada pertemuan dengan Pemerintah Pusat melalui Menpan, 28 Agustus 2020 mendatang, tegas Bupati Natalis Tabuni. *

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here