Tuntut Ganti Pengurus PASSI, Atlet Cabor Atletik PON Papua Aksi Demo Ke Koni Papua

0
448
ATLET CABANG OLAHRAGA ATLETIK SAAT MENGGELAR AKSI DEMO DI KANTOR KONI PAPUA, SENIN 21 OKTOBER 2019

Paraparatv | Jayapura|Pihak KONI Papua nampaknya harus berkerja keras menghadapi pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 mendatang terutama memberikan keyakinan pada peningkatan kualitas dan prestasi bagi para atlet disetiap cabang olahraga yang akan tampil di PON 2020 nanti.

Bagaimana tidak atlet-atlet PON Papua yang kini sedang dalam masa TC persiapan sebelum tampil di PON 2020 banyak menemui masalah. Salah satunya yang dialami para atlet dari cabang olahraga Atletik PON Papua yang mana terpaksa melakukan aksi demo ke Kantor KONI Papua menuntut agar pengurus Pengprov PASI Papua diganti.

Selain menuntut ganti pengurus, para atlet dari cabor atletik ini meminta kepada KONI Papua akan kejelasan Traning Center (TC) bagi bagi para atlet yang akan tampil di Pekan Olahraga (PON) 2020 mendatang.

“Kami minta agar Pengurus dari Pengprov PASSI Papua harus ganti atau dirombak semuanya,karena selama ini kurang perhatian kepada atlet,”ungkap Finsen Sroyer selaku Kordinator aksi.

Finsen mengaku ia bersama rekan-rekan atlet dari cabor atletik terpaksa datang ke KONI Papua, karena mereka mengetahui bahwa yang punya hak penuh dan yang mengambil keputusan akan persoalan ini adalah KONI.

“Yang paling penting dalam tuntutan kami disini adalah perombakan terhadap pengurus Pengprov PASSI Papua. Kami melihat selama ini pengurus PASSI sangat tidak serius mengurus para atlet atletik,”ucap Finsen.

Finsen menjelaskan semua yang datang ke KONI ini adalah atlet dari cabor atletik yang mana nantinya akan tampil di PON 2020 mendatang.

Pihaknya berharap dari aksi demo ini bisa membuka hati, mata dan pikirian dari pengurus KONI Papua untuk menyikapi persoalan yang terjadi. Selain itu mereka bisa turun cek atau kontrol langsung kondisi dilapangan terutama yang dialami atlet saat ini.

Lanjut Finsen selain meminta pengurus Pengprov PASSI di ganti atau dirombak, ia dan teman-teman atlet lainnya juga meminta kepada KONI Papua terkait kejelasan Training Center bagi para atlet atletik.

Pasalnya hingga kini hanya tinggal janji saja. Karena semenjak Stadion Mandala Jayapura lalu direnovasi ia dan teman-teman atlet lainnya tidak memiliki  tempat latihan.

Pihaknya berharap agar KONI Papua agar serius menyikapi hal ini. Sehingga persiapan bagi atlet dari cabor atletik menuju PON 2020 tidak terganggu,demikian juga dengan peralatan latihan yang mana sejauh ini belum ada agar segera di siapkan,ini penting dalam mendukung latihan bagi atlet.

Sementara itu ditempat terpisah Anggota KONI Papua yang membidangi cabor permainan Nico Dimo mengaku akan siap menampung semua apa yang menjadi tuntutan dan aspirasi dari para atlet cabor atletik PON 2020 ini.

“Pada dasarnya tuntutan mereka miminta pengurus PASSI Papua diganti,kejelasan TC dan terkait peralatan pelatihan. Kita akan sampaikan semua ini kepada pimpinan untuk disikapi apa yang menjadi tuntutan para atlet dari cabor atletik PON 2020 tersebut,”tutup Nico Dimo. ** (Hans Palen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here