ATLET KEMPO PAPUA MANTAPKAN PERSIAPAN JELANG PRA PON

0
271

Paraparatv | Jayapura | Atlet Kempo PON Papua kini terus memantapkan persiapan mereka jelang ikut Pra PON yang akan dilaksanakan Kalimantan Selatan pada tanggal,16 November 2019 mendatang.

Pelatih Kepala Kempo PON Papua, George Neroutou menyampaikan, atletnya kini sudah masuk pada persiapan akhir atau pra kompetisi.

“Sekarang anak-anak sudah masuk pra kompetisi untuk pemantapan persiapan menuju Pra PON yang akan dilakukan di Kalimantan Selatan bulan depan,”ungkap George.

George mengaku, sekarang para atletnya lebih banyak pada persiapan teknik dan mental mereka. Hal ini sangat penting sebelum tampil di Pra PON nanti.

“Atlet kita jumlahnya ada 19 orang, dimana ada 10 atley putra dan 19 putri. Mereka akan ikut di 17 kelas dari 19 kelas atau nomor yang dipertandingkan nanti,”terangnya.

Sementara itu atlet yang ada ini sudah final karena proses seleksinya sudah ada. Hanya saja pihaknya akan melihat hasil Pra PON nanti apakah akan ada yang terdegradasi atau tidak dari nomor atau kelas yang dimainkan.

“Untuk kempo sendiri memang kita ditargetkan untuk meraih 3 medali emas. Sejauh ini kita kita terus upayakan agar apa yang di inginkan oleh KONI Papua dan pengurus bisa tercapai baik di Pra PON nanti maupun di PON 2020 mendatang,”tuturnya.

Ditanya apakah ada kendala saat menjalani pemusatan latihan di Jayapura selama ini, George mengatakan, kendalanya hanya tempat latihan yang dipakai anak-anak terbuka dan tidak dilakukan di dalam gedung.

Pasalnya pemusatan latihan para atletnya yang dilakukan di Lapangan Upacara Angkatan Laut Hamadi tersebut terbuka,sehingga kalau hujan atletnya tidak bisa jalani latihan karena lapangan latihannya basah.

Soal lawan tanding memang itu dibutuhkan. Bahkan selama ini para atletnya hanya lakukan sparing dengan sesama rekannya. Padahal lawan tanding ini sangat penting untuk mengasah kemampuan dan juga mental atletnya.

“Beberapa kali memang kita usulkan proposal ke KONI Papua untuk atlet ikuti beberapa kejuaraan diluar Papua, tetapi semuanya di tolak oleh KONI Papua,”pintanya.

Pihaknya juga berharap agar setelah mengikuti Pra PON nanti para atletnya bisa difasilitasi tempat latihan lebih baik dari saat ini,sehingga atletnya bisa jalani latihan dengan kosentrasi penuh termasuk lawan tanding harus ada juga.

“Memang ada rencana TC keluar Papua, kita rencanakan anak-anak ke Jepang. Hal ini dilakukan untuk memperdalam lagi teknik,mental dan hal-hal lainnya bagi atletnya,”tutup George.(Hans Palen).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here