Paraparatv.id | Jayapura — Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kota Jayapura periode 2026–2031 resmi dilantik di Aula Sian Soor, Kantor Wali Kota Jayapura, Sabtu (26/9/2026).
Kepengurusan Kadin Kota Jayapura dipimpin H. Mustang, S.H., yang dilantik oleh Ketua Umum Kadin Provinsi Papua, Jack Leana Jocku, S.E.
Pelantikan tersebut turut disaksikan Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M., bersama sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura serta unsur Forkopimda setempat.
Usai pelantikan, Ketua Kadin Kota Jayapura H. Mustang mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah program yang akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Jayapura, termasuk dengan Wali Kota Jayapura Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H.
Salah satu program yang menjadi prioritas Kadin Kota Jayapura adalah pelatihan keterampilan bagi anak-anak Orang Asli Papua (OAP).
“Kami sudah punya program, salah satunya saya mau bikin pelatihan untuk anak -anak Orang Asli Papua (OAP) di Kota ini”,ungkapnya.
H. Mustang yang juga merupakan anggota DPR Kota Jayapura itu mengatakan, Kadin di bawah kepemimpinannya akan diarahkan sebagai wadah pemberdayaan masyarakat, khususnya OAP, melalui peningkatan keterampilan dan akses terhadap peluang kerja.
“OAP jadi prioritas dalam program Kadin Kota Jayapura. Jadi program yang saya ajak kerja sama dengan mereka ( Perusahaan) yaitu pelatihan Montir dan pelatihan alat berat,” ungkapnya.
Kemudian ia juga katakan, selain program yang sudah di sampaikan. Kadin Kota Jayapura yang baru di lantik sudah membangun komunikasi dengan Provinsi Papua guna bekerja sama dengan Dinas Perhubungan. Tujuannya Kapal -Kapal perhubungan dapat di gunakan demi melihat peluang di Negara Tetangga yakni PNG.
“Semoga ke depan ini program -program kami secepatnya terlaksana,” harapnya.
H. Mustang dalam kesempat sama sebelum mengakhiri keterangannya, dengan lantang katakan, secara pribadi dia datang ke Kadin bukan mencari uang.
Tetapi membawa program -program yang lebih memprioritas anak -anak Papua melalui pelatihan -pelatihan.
“Saya tegaskan, saya masuk ke Kadin bukan mau mencari uang. Tapi saya datang untuk membawa program,” tutupnya. (VN).














