Paraparatv.id | Sidoarjo | Persis Solo membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1–1 melawan Persipura Jayapura dalam laga pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/27 di Stadion Gelora Delta, Sabtu (26/9) malam.
Pelatih Persis Solo, Ricky Nelson, mengapresiasi kerja para pemain setelah laga yang menurutnya berjalan sulit. “Pertandingan yang sangat sulit seperti yang sudah kami antisipasi dari awal, bahwa para pemain Persipura dengan kecepatan mereka, dengan kombinasi play, dan itu yang memang sudah kami siapkan,” kata Ricky dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Klub berjuluk Laskar Sambernyawa ini sempat memiliki berbagai peluang, tetapi Ricky menyoroti gol Persipura yang masuk pada babak kedua. “Dan sayang sekali, memang sayang sekali kita agak kecolongan di babak kedua. Banyak juga peluang kita dapat, tapi ya belum rezeki hari ini,” ujarnya. Dengan hasil tersebut, Ricky mengatakan Persis tetap mensyukuri satu poin yang dibawa dari laga tandang.
Nilai satu poin itu kemudian bergerak ke persoalan mental tandang. Ricky mengatakan skuad asuhannya itu perlu membangun keberanian menghadapi pertandingan di luar kandang. “Kita perlu menanamkan kepada pemain mentality untuk bertarung di away. Dan ini sangat penting untuk membangun mental kita ke depan,” katanya.
Ricky juga menyebut kualitas individu pemain Persipura dan menempatkan pertandingan tersebut sebagai laga besar. “Persipura kan salah satu calon juga untuk ke Super League. Jadi saya pikir ini pertandingan besar, big game,” kata Ricky. Menurut dia, hasil imbang tersebut memberi pengaruh terhadap kepercayaan diri Persis menghadapi pertandingan berikutnya.
Pualam Bahari juga menerima hasil tersebut sebagai bagian dari perjalanan Persis. “Hasil di laga ini tetap harus kita syukuri. Satu poin itu bagus buat kita,” kata Pualam. Ia kemudian mengarahkan perhatian ke pertandingan kandang berikutnya. “Semoga pertandingan kedepannya kita di home bisa meraih hasil yang maksimal,” ujarnya. (Redaksi)














