Paraparatv.id | Jayapura | Memasuki hari kedua Pameran Kriyanusa 2026, suasana di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, semakin meriah. Antusiasme pengunjung terlihat dari padatnya area pameran dan panggung utama, Minggu (27/9/2026).
Kepala Bidang Industri pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Jayapura, Achmad Nur Saichul Ma’arif, mengatakan kehadiran Kota Jayapura dalam ajang Kriyanusa menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi kriya dan produk unggulan Papua kepada masyarakat dari berbagai daerah.
Pada hari kedua, Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Tri Tito Karnavian, turut hadir dan memberikan apresiasi terhadap berbagai karya kriya yang ditampilkan peserta dari seluruh Indonesia.
Panggung utama Kriyanusa juga diisi dengan beragam atraksi dan pertunjukan kebudayaan yang menarik perhatian pengunjung. Area tribun dan meja tempat duduk tampak dipenuhi masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah anjungan Dekranasda Kota Jayapura yang menampilkan nuansa budaya Papua. Para perajin dan perwakilan Kota Jayapura tampil mengenakan busana bernuansa kuning keemasan, kain bermotif khas Papua, serta mahkota bulu tradisional.
Di anjungan tersebut, pengunjung dapat melihat sekaligus mengenal berbagai produk kriya unggulan Papua, mulai dari kain batik khas Papua, tas noken hingga beragam hiasan etnik.

Kehadiran Ketua Harian Dekranas bersama jajaran pengurus Dekranas menjadi penyemangat bagi para pelaku UMKM dan perajin daerah untuk terus mengembangkan kreativitas, meningkatkan kualitas produk, serta menjaga keberlangsungan warisan budaya Nusantara.
Kriyanusa 2026 merupakan perhelatan tahunan yang digelar Dewan Kerajinan Nasional dengan mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia.” Pameran ini berlangsung selama lima hari, mulai 26 hingga 30 September 2026.
Pada penyelenggaraan tahun ini, kekayaan budaya Sumatera Selatan diangkat sebagai ikon daerah utama. Sebanyak 257 peserta dari berbagai penjuru Nusantara turut ambil bagian dengan mengisi sekitar 410 booth pameran.
Selain menampilkan beragam produk kerajinan unggulan, pengunjung juga disuguhkan aneka kuliner khas daerah yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia.(Redaksi/VN)














