Example floating
AdvetorialBERITAKesehatanPeristiwa

Kader Malaria Keerom Data Kondisi dan Penggunaan Kelambu Malaria di Rumah Warga

18
×

Kader Malaria Keerom Data Kondisi dan Penggunaan Kelambu Malaria di Rumah Warga

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Keerom | Kader Juru Malaria Desa di Kabupaten Keerom, Papua, turun langsung ke lapangan melakukan pendataan Survei Kelambu Malaria Massal. Pendataan dilakukan dari rumah ke rumah. Setiap data yang terkumpul langsung diinput oleh kader malaria melalui aplikasi ONA lalu dikirim secara real time.

Kampung Sanggaria, Yamua dan Dukwia di wilayah Puskesmas Arso Barat merupakan tiga lokasi fokus yang sudah didata oleh kader malaria. Ketiga kampung tersebut merupakan bagian dari 16 kampung yang menjadi sasaran survei yang pelaksanaannya telah dimulai sejak 5 Oktober 2026.

Selama tiga hingga empat jam, kader malaria dapat mendata sekitar 18 Kepala Keluarga, sehingga data dari lapangan dapat segera dihimpun.

Data yang dikumpulkan meliputi jumlah kelompok tidur dalam keluarga, jumlah anggota keluarga, jumlah kelambu yang diterima saat pembagian kelambu massal sebelumnya, kondisi dan penggunaan kelambu.

Selain itu, warga juga ditanya mengenai pengetahuan dan praktik dalam merawat kelambu.

Kegiatan ini mendapat respons positif, warga cukup terbuka saat kader malaria melakukan pendataan. Dalam kunjungan tersebut, kader juga menemukan beberapa kelambu yang sudah rusak, diantaranya kelambu robek dan sudah tidak dalam kondisi baik.

“Kelambunya ada, masih kami gunakan, tapi ada yang kondisinya sudah kurang baik. Sangat bagus pendataan ini, kami harap ada pembagian kelambu baru lagi,” ujar seorang warga RT 11 Kampung Dukwia.

Dalam beberapa hari ke depan, kader malaria, pendamping kader dan Program Malaria Perdhaki melalui SSR Dekenat Keerom-2 masih akan terus dari rumah ke rumah menyelesaikan pendataan di wilayah sasaran. Data yang dikumpulkan dari lapangan akan diperbarui melalui aplikasi ONA sehingga perkembangan survei dapat dipantau secara langsung.(Kr)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *