Example floating
Peristiwa

Bukan Rupiah, Turis Kapal Pesiar Le Soleal Beli Kapak Batu Pakai Euro

19
×

Bukan Rupiah, Turis Kapal Pesiar Le Soleal Beli Kapak Batu Pakai Euro

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id |Sentani| – Ada momen unik saat sejumlah wisatawan mancanegara penumpang kapal pesiar Le Soleal mengunjungi Kampung Yobeh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Dalam kunjungan tersebut, para wisatawan berkesempatan berkeliling kampung untuk melihat secara langsung kehidupan masyarakat sekaligus mengenal berbagai potensi budaya lokal yang dimiliki warga setempat.

Namun, salah satu momen menarik terjadi ketika seorang wisatawan mancanegara tertarik membeli kapak batu asli yang berasal dari kawasan Gunung Cycloop dan dijual oleh warga Kampung Yobeh.

Awalnya, wisatawan tersebut berencana membeli kapak batu berukuran kecil dengan harga Rp100 ribu. Namun, setelah melihat pilihan yang tersedia, ia justru berubah pikiran dan memilih kapak batu berukuran lebih besar.

Kapak batu berukuran besar tersebut ditawarkan warga dengan harga Rp500 ribu. Setelah melalui proses tawar-menawar, keduanya sepakat pada harga Rp400 ribu.

Menariknya, pembayaran tidak sepenuhnya menggunakan mata uang rupiah. Karena uang tunai rupiah yang dimiliki wisatawan tersebut terbatas, transaksi akhirnya dilakukan menggunakan kombinasi dua lembar uang pecahan Rp100 ribu dan satu lembar uang pecahan 10 Euro.

Dengan demikian, wisatawan tersebut membayar kapak batu seharga Rp400 ribu menggunakan uang rupiah dan mata uang Euro.

Transaksi ini menjadi pemandangan unik dalam kunjungan wisatawan kapal pesiar Le Soleal di Kampung Yobeh. Bukan hanya karena pembelian benda tradisional khas Papua oleh wisatawan asing, tetapi juga karena penggunaan mata uang Euro dalam transaksi jual beli dengan warga lokal.

Kapak batu yang berasal dari kawasan Gunung Cycloop tersebut menjadi salah satu benda tradisional yang menarik perhatian wisatawan mancanegara.

Momen ini sekaligus memperlihatkan bagaimana kekayaan budaya lokal Papua dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan internasional, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui produk-produk tradisional yang mereka miliki.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *