Paraparatv.id | Yogjakarta | Dua perenang muda asal Kota Jayapura berhasil menoreh prestasi membanggakan dalam Kejuaraan Renang Nasional Walikota Cup XIII Tahun 2026 yang digelar di Kolam Renang Tirta Krida AAU Sleman, Yogyakarta, pada 29‑31 Oktober 2026.
Mereka adalah Zenon Na’il Jacksono (13 tahun, Grup 3) yang berhasil menyumbang 1 medali emas dari gaya bebas Dada 100 M Putra. Dan 2 Medali Perak ditoreh dari Gaya Dada 50 M putra. Dan gaya bebas 50 M Putra.
Sementara Perenang Rafisqi Achmad (15 Tahun Grup 2) yang turun perdana di tingkat Nasional belum memberikan hasil terbaiknya
“Rafisqi di peringkat 4 Gaya dada 200 M putra dan peringkat 6 Gaya dada 100 M Putra belum dapat medali ini pengalaman pertamanya” Ungkap Kahar Pelatih Renang Cenderawasih Swimming Club Jayapura,
Kedua atlet Cenderawasih Swimming Club Jayapura ini berhasil mengumpulkan total tiga medali, yaitu satu medali emas dan dua medali perak.
Hasil pencapaian tersebut, berhasil menempati peringkat ke‑19 dari total 64 klub renang se‑Indonesia dalam perolehan medali secara keseluruhan.
Pengurus klub menyampaikan rasa bangga atas perjuangan kedua atlet muda tersebut, sekaligus berharap prestasi ini dapat menjadi pemicu semangat bagi pembinaan olahraga renang di Kota Jayapura dan wilayah Papua secara umum.
”Secara keseluruhan, performa dan pencapaian yang ditunjukkan oleh dua perenang muda kita sangat membanggakan dan patut diapresiasi tinggi.” Jelas Kahar, S.Pd melalui realis yang diterima redaksi sabtu (31/10).
Lebih lanjut Kahar mengungkapan, catatan waktu yang di ukir, para atlet
Cenderawasih Swimming Club Jayapura hingga perolehan medali menunjukan keberanian mereka bersaing di lintasan saat berhadapan dengan perenang yang lebih senior.
”menunjukkan bahwa proses pembinaan generasi muda berada di jalur yang benar.
Potensi dan fighting spirit mereka luar biasa.” Ungkapnya.
Ia juga menegaskan hasil yang di capai sebagai motivasi dan spirit untuk tidak berbangga hati yang berlebihan serta menjadikan evaluasi untuk berlati lebih giat untuk hadapi ivent yang lebih besar.
”sebagai pengurus, kita tidak boleh cepat berpuas diri. Hasil manis ini justru menjadi fondasi awal untuk pekerjaan rumah yang lebih besar” Cetus Kahar.
Selain itu, Pengurus mengharapkan adanya Konsistensi Pembinaan dan Try Out Nasional sehingga adanya jam bertanding dengan skala nasional sehingga atlit Jayapura dapat di ukur hasil latihanya.
”Kita ingin para perenang muda ini tidak hanya jago di kandang atau tajam di level kelompok umur.”harapnya.
Ia juga berharap para atlit terus diberikan jam terbang dan kesempatan mengikuti kejuaraan Nasional secara berkala agar mental bertandingnya semakin matang.
Kahar juga menyampaikan Untuk menjaga proses pembinaan terhadap atlit di jayapura Dukungan Pemerintah Daerah menjadi salah satu kunci utama dalam penyediaan sarana prasarana.
”Kami harap pemerintah daerah agar cepat membuka sarana Kolam renang Stadion Akuatik Lukas Enembe, agar atlet muda bisa kembali berlatih dan berkompetisi di kolam standar yang ada di Provinsin Papua” Ungkapnya.
Tidak hanya itu, Menjaga Atlet dari Burnout
Penting bagi kita untuk mengawal transisi mereka dari tingkat pemuda (junior) ke tingkat senior dengan hati-hati.
”Kita harus memastikan mereka tidak mengalami burnout (kejenuhan fisik dan mental) terlalu dini, sehingga puncak performa (peak performance) mereka bisa tercapai di ajang berskala besar.” Tambahnya.
Ia juga berharap Sinergi Antara Klub dan Orang Tua merupakan Kunci keberlanjutan prestasi adalah kolaborasi.
”Harapannya, komunikasi dan kolaborasi antara pelatih klub dan Orang Tua tetap berjalan harmonis. Kami sangat mengapresiasi dukungan dari orang tua atlet.” Tutupnya. (Sul)
















