Example floating
BERITAKABAR KOTA JAYAPURA

Disperindagkop Jayapura Gelar Pelatihan Arang Briket bagi Pelaku IKM

4
×

Disperindagkop Jayapura Gelar Pelatihan Arang Briket bagi Pelaku IKM

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Jayapura – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) menggelar pelatihan pembuatan arang briket bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kota Jayapura.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, 8–12 September 2026, tersebut dipusatkan di Gedung Dekranasda Kota Jayapura dan dibuka pada Selasa (8/9/2026).

Pembukaan dilakukan oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Abdul Majid, S.Pd., M.MPd., yang mewakili Wali Kota Jayapura Abisai Rollo. Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota Komisi C DPRK Kota Jayapura, H. Mustang, S.H.

Dalam sambutan tertulis Wali Kota Jayapura yang dibacakan Abdul Majid, disampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan dan kemandirian para pelaku IKM.

“Melalui pelatihan ini, kita ingin mengolah bahan baku lokal menjadi produk bernilai ekonomis, sekaligus membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Abdul Majid

Ia mengatakan, pengembangan potensi lokal sejalan dengan visi Kota Jayapura, yakni “Terwujudnya Kota Jayapura sebagai Kota Jasa yang Berbudaya, Religius, Maju, Mandiri dan Sejahtera menuju Jayapura Emas.”

Menurutnya, kemandirian ekonomi harus terus didorong dengan memanfaatkan berbagai potensi yang tersedia di lingkungan sekitar.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai proses pembuatan arang briket, mulai dari pengolahan bahan baku hingga proses pengemasan, sehingga produk yang dihasilkan memiliki kualitas dan mampu bersaing di pasar.

“Saya harap para peserta tidak hanya belajar, tetapi juga menerapkannya dengan sungguh-sungguh. Perhatikan kualitas, kemasan, dan pemasaran agar produk kita bisa bersaing, tidak hanya di Jayapura, tetapi juga di daerah lain,” katanya.

Wali Kota juga meminta Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura agar memberikan pendampingan secara berkelanjutan kepada peserta setelah pelatihan selesai.

Pendampingan tersebut dinilai penting, mulai dari aspek produksi, peningkatan mutu, pengemasan hingga pemasaran produk.

“Jangan biarkan pelaku IKM berjalan sendirian karena pemerintah hadir untuk membuka jalan dan memudahkan Anda sekalian. Jangan takut memulai dari kecil. Usaha besar selalu bermula dari langkah kecil yang dikerjakan dengan tekun dan konsisten,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Industri Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Achmad Saichul, dalam laporan yang disampaikan mewakili Plt. Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Alberto Fred Itaar, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis pelaku IKM dalam mengolah bahan baku lokal menjadi arang briket yang memiliki nilai tambah ekonomi dan peluang pasar.

Menurutnya, pelatihan tersebut juga diharapkan dapat mendorong terbentuknya usaha arang briket yang mandiri dan berkelanjutan di Kota Jayapura.

Adapun kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan, di antaranya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku IKM dalam proses pembuatan arang briket, meningkatkan kemampuan mengolah bahan baku menjadi produk bernilai tambah, serta mendorong terbentuknya usaha arang briket yang mandiri dan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pelaku IKM dalam pembuatan arang briket, peserta mampu memproduksi arang briket secara mandiri, meningkatnya pemanfaatan bahan baku lokal dan limbah yang memiliki nilai ekonomi, serta terwujudnya IKM Kota Jayapura yang lebih mandiri, kreatif, inovatif dan berdaya saing,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelatihan tersebut diharapkan tidak berhenti pada peningkatan keterampilan semata, tetapi dapat ditindaklanjuti dengan pendampingan, pengembangan produksi, peningkatan kualitas, pengemasan, pemasaran dan perluasan akses pasar.

Dengan demikian, produk yang dihasilkan dapat memberikan manfaat nyata terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Di tempat yang sama, anggota Komisi C DPRK Kota Jayapura, H. Mustang, S.H., menekankan pentingnya keberlanjutan program pelatihan yang dilaksanakan pemerintah daerah.

Menurutnya, Komisi C DPRK Kota Jayapura merupakan mitra kerja Disperindagkop dan UKM, sehingga pihaknya mendorong agar pelatihan yang diberikan kepada pelaku IKM tidak berhenti setelah kegiatan selesai.

“Harapan saya, kami selaku anggota DPRD dari Komisi C memang bermitra dengan Perindagkop. Harapan kami supaya pelatihannya itu jangan asal-asalan saja, dalam tanda kutip ketika kita sudah selesai, tidak ada lagi kelanjutannya. Jangan hanya macam seremonial saja,” tegas Mustang.

Ia berharap peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius dan menjadikan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal untuk mengembangkan usaha secara nyata.(VN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *