Example floating
BERITAHukum dan KriminalPeristiwa

Tawuran Pelajar SMKN 3 Jayapura dan SMA YPPK Taruna Dharma Jadi Sorotan, Abisai Rollo Tegaskan Tak Boleh Terulang

9
×

Tawuran Pelajar SMKN 3 Jayapura dan SMA YPPK Taruna Dharma Jadi Sorotan, Abisai Rollo Tegaskan Tak Boleh Terulang

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Jayapura – Aksi tawuran yang melibatkan puluhan pelajar dari SMKN 3 Jayapura dan SMA YPPK Taruna Dharma di kawasan Kotaraja, Kota Jayapura, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIT, mendapat perhatian serius dari Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo.

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., menegaskan seluruh sekolah di Kota Jayapura, baik negeri maupun swasta, memiliki tanggung jawab bersama dalam mencegah terjadinya aksi tawuran antarpelajar.

Menurutnya, Kota Jayapura merupakan kota pendidikan sehingga para siswa yang datang untuk menuntut ilmu harus mendapatkan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.

“Saya berharap semua sekolah yang ada di kota ini, karena kota ini adalah kota pendidikan, semua anak-anak yang datang untuk sekolah, baik anak-anak yang tinggal di kota ini maupun yang datang dari luar, bersekolah dengan baik,” ujar Abisai Rollo kepada media di Jayapura, Jumat (21/8).

Ia mengingatkan para pelajar bahwa mereka dikirim oleh orang tua ke sekolah bukan untuk terlibat dalam tawuran, melainkan untuk menuntut ilmu, menyelesaikan pendidikan dan mempersiapkan masa depan.

“Anak-anak ini dikirim orang tua untuk sekolah, bukan untuk tawuran. Orang tua berharap dikirim sekolah dengan baik, lulus, kemudian lanjut kuliah, satu saat menjadi anak-anak yang berhasil,” tegasnya.

Abisai menilai keberhasilan para siswa tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga membawa nama baik sekolah, Kota Jayapura hingga Tanah Papua.

Karena itu, ia meminta kepala sekolah dan para guru meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas siswa, baik di lingkungan sekolah maupun dalam pergaulan mereka.

“Saya harap untuk semua kepala sekolah, guru-guru, harus mengawasi anak-anak itu dengan baik. Jangan sampai terjadi tawuran yang baru saja kemarin terjadi,” katanya.

Menurut Abisai, persoalan tawuran antara pelajar SMKN 3 Jayapura dan SMA YPPK Taruna Dharma di kawasan Kotaraja bukan merupakan hal baru. la berharap kejadian serupa tidak terus berulang dan menjadi kebiasaan di kalangan pelajar.

“Saya harap ke depan, Kota Jayapura ini jangan lagi terjadi tawuran-tawuran. Jangan belajar hal-hal yang negatif yang tidak baik, yang merusak diri sendiri, merusak nama baik orang tua, tetapi terlebih merusak nama baik sekolah,” ujarnya.

Wali Kota juga mengajak seluruh pelajar dari tingkat SMA hingga SMK untuk lebih fokus pada pendidikan dan membangun prestasi

“Jadilah anak-anak yang baik. Kepada guru-guru, saya harap kasih pelajaran yang baik, diawasi dengan baik anak-anak ini,” pesannya.

Ia menegaskan guru merupakan orang tua kedua bagi siswa setelah orang tua di rumah. Karena itu, pembinaan dan pengawasan di sekolah dinilai sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik.

“Orang tua yang pertama adalah orang tua sendiri yang punya anak, tetapi orang tua yang kedua adalah di sekolah. Jadi guru-guru menjaga anak-anak itu dengan baik,” pungkasnya.(VN).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *