Paraparatv.id | Jayapura | Pemerintah Kota Jayapura, Papua, memberangkatkan sebanyak 16 jemaah umrah gratis ke Tanah Suci Makkah dan Madinah. Program tersebut merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kota Jayapura di bidang keagamaan sebagai implementasi visi mewujudkan Kota Jayapura yang beriman, bersatu, mandiri, dan sejahtera.
Pelepasan jemaah dilakukan langsung oleh Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., didampingi Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M., Asisten II Setda Kota Jayapura Abdul Majid, S.Pd., M.MPd., serta tokoh agama di Jayapura, Sabtu (18/7).
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo mengatakan pemerintah tetap konsisten menjalankan program pembangunan keagamaan meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Keberangkatan 16 jamaah umroh ini merupakan program dari Pemerintah Kota Jayapura, ini gratis karena seluruh biayanya ditanggung oleh Pemkot Jayapura,” kata Abisai Rollo
Ia menyebut pembangunan kehidupan beragam di Kota Jayapura menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hal itu ditandai dengan meningkatnya dukungan pemerintah terhadap pembangunan rumah ibadah, kegiatan keagamaan, serta hubungan harmonis antara pemerintah dan seluruh umat beragama.
Atas berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kota Jayapura juga berhasil meraih Harmony Award di bidang keagamaan.
Wali Kota menjelaskan, tahun ini jumlah jemaah yang diberangkatkan sebanyak 16 orang, berkurang dari 18 orang pada tahun sebelumnya sebagai dampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
Meski demikian, ia mengajak seluruh pihak tetap bersyukur dan berharap jumlah penerima manfaat dapat kembali bertambah pada tahun-tahun mendatang.
“Kalau ini sudah menjadi rezeki saudara-saudara, Tuhan pasti memudahkan jalannya. Dari sekian ratus ribu penduduk Kota Jayapura, saudara-saudara yang terpilih. Gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk beribadah dan semakin meningkatkan iman serta takwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya.
Wali Kota juga berpesan agar seluruh jemaah menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah serta menitipkan doa bagi Kota Jayapura dan bangsa Indonesia.
“Saya titip pesan, doakan Kota Jayapura agar senantiasa aman, tenang, dan sejahtera. Sekembalinya dari Tanah Suci, jadilah teladan di tengah masyarakat dan menjadi duta pembangunan keagamaan yang membawa rahmat bagi sesama,” pesannya.
Sementara itu, Direktur PT Wisata Religi Baitullah, Darmianty, mengatakan seluruh persiapan keberangkatan jemaah telah mencapai sekitar 90 persen.
Ia menjelaskan, sebanyak 103 jemaah umrah akan diberangkatkan pada periode tersebut dan seluruhnya berasal dari Jayapura.
“Semua dokumen seperti tiket, hotel, visa hingga Siskopatuh sudah siap. Jemaah akan berangkat dari Jayapura pada 21 Juli dan dijadwalkan kembali ke Jayapura pada 3 Agustus,” jelasnya.
Menurut Darmianty, seluruh jemaah menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan fasilitas bagasi 30 kilogram. Selain itu, jemaah juga mendapatkan hotel yang berada di kawasan pelataran Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah selama masing-masing lima hari.
Ia memastikan seluruh peserta telah dilindungi asuransi perjalanan dan mendapat pendampingan penuh dari pihak travel selama berada di Tanah Suci.
“Kami berharap seluruh jemaah mengikuti arahan pembimbing dan tetap satu komando agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jayapura, Drs. K.H. Zulhan Ma’mun, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jayapura atas konsistensinya menjalankan program umrah gratis bagi umat Islam.
Ia mengakui jumlah jemaah tahun ini memang menurun, namun hal tersebut tetap patut disyukuri.
“Kami mewakili umat Islam Kota Jayapura mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota atas perhatian dan dukungannya kepada umat Islam. Mudah-mudahan ke depan jumlah jemaah yang diberangkatkan semakin banyak,” katanya.
Zulhan juga meminta para jemaah memanfaatkan kesempatan beribadah sebaik mungkin serta mendoakan Kota Jayapura beserta para pemimpinnya agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam memimpin masyarakat menuju kota yang maju, aman, makmur, dan sejahtera.(VN)














