Example floating
BERITAPendidikanPeristiwa

Dukung Lanny Jaya Cerdas: SMA N 1 Tiom Terapkan Pembekalan Holistik bagi Siswa Baru Angkatan 2026

33
×

Dukung Lanny Jaya Cerdas: SMA N 1 Tiom Terapkan Pembekalan Holistik bagi Siswa Baru Angkatan 2026

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Tiom | Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, menggelar kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) bagi siswa-siswi baru angkatan tahun ajaran 2026. Kegiatan yang berlangsung 14–16 Juli 2026 ini menghadirkan beragam materi penguatan dari berbagai unsur terkait, mulai dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, tokoh gereja, kepolisian, serta perkenalan profil sekolah.

Pada hari pertama pembukaan, materi pertama disampaikan oleh Pdt. Beribus Tabuni dengan tema “Remaja Berkarakter yang Takut akan Tuhan”. Dalam arahannya, ia mengajak generasi muda agar tidak melupakan Tuhan di tengah kesibukan belajar, bahkan menempatkan-Nya sebagai prioritas utama.

“Kunci keberhasilan ada di dalam Tuhan. Hidup akan terasa sia-sia jika berjalan tanpa-Nya. Dekatkanlah diri pada pelayanan Tuhan, agar kelak kalian menjadi orang-orang yang sukses dan bermanfaat,” ujarnya.

Selanjutnya, Sepi Wanimbo, Kepala Seksi Kurikulum SMA/SMK pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lanny Jaya sekaligus alumni sekolah ini, menyampaikan materi bertema “Peran Strategis Pendidikan dalam Membentuk Generasi Unggul dan Berkarakter”. Ia menjelaskan berdasarkan UU No. 20 Tahun 2013 bahwa pendidikan mencakup jalur formal, nonformal, dan informal—sehingga proses belajar dapat dilakukan di mana saja, kapan saja, serta dari apa yang dilihat, didengar, dibaca, dan ditulis.

“Pendidikan adalah fondasi bagi gereja dan bangsa. Jangan lupa belajar nilai sejarah, bahasa, dan budaya dari orang tua di setiap honai. Nilai kejujuran, damai, keadilan, dan kasih yang didapat dari rumah akan menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan iman dan karakter kalian,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya literasi dan kebutuhan buku bacaan yang relevan dengan konteks Papua. “Jadikan buku sahabat utama—baik bagi laki-laki maupun perempuan. Buku membentuk moral, wawasan, dan jati diri. Saya mengimbau pimpinan sekolah untuk menghadirkan buku-buku kontekstual Papua, agar generasi muda lebih mengenal identitas diri sebagai anak Lani dan Papua,” tambahnya.

Dalam kesempatan istimewa ini, Sepi Wanimbo menyerahkan sumbangan karya tulis anak daerah untuk digunakan sebagai bahan ajar. Buku yang diserahkan meliputi karyanya sendiri berjudul Kebudayaan Suku Lani, serta karya Socratez Sofyan Yoman yaitu Mengapa Mereka Ditolak dari Tanah Leluhurnya? dan Prabowo dan Tantangan Penyelesaian Konflik Papua.

“Buku ini sudah digunakan di beberapa kabupaten dan perguruan tinggi. Sesuai Permendikbud No. 79 Tahun 2024, materi ini sangat cocok dimasukkan ke dalam Muatan Lokal, karena disusun dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami anak Lani,” jelasnya.

Ia berharap langkah SMA N 1 Tiom ini dapat dicontoh oleh sekolah lain se-Lanny Jaya, sehingga seragam dalam membangun kualitas pendidikan demi mewujudkan visi daerah: Lanny Jaya Cerdas, Mandiri, dan Sehat.

Kepala SMA N 1 Tiom, Denny Wenda, menyambut baik dukungan dan sumbangan buku tersebut. “Karya anak Lani ini akan segera kami masukkan ke dalam pembelajaran Muatan Lokal tahun ajaran baru ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Kilaus Wenda, mengajak doa dan dukungan seluruh pihak agar kegiatan berjalan lancar hingga penutupan pada Kamis mendatang. “Semoga materi yang diterima menjadi bekal nyata, pedoman hidup, dan semangat bagi generasi penerus tulang punggung keluarga, gereja, serta bangsa di tanah Papua yang diberkati Tuhan,” pungkasnya.(Redaksi)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *